Tolak Tanda Tangani Berita Acara, Saksi PDIP Walk Out

 KAMIS, 17 DESEMBER 2015 , 18:31:00 WIB | LAPORAN:

Tolak Tanda Tangani Berita Acara, Saksi PDIP Walk Out

Ace Sudiar

RMOLJabar. Di menit-menit akhir penetapan hasil rapat pleno rekapitulasi suara KPUD Karawang, dua saksi dari paslon nomor urut dua dan nomor urut enam menolak menandatangani berita acara penetapan hasil rapat pleno penghitungan suara KPUD Karawang. Bahkan, saksi dari paslon nomor urut dua, Ace Sudiar, melakukan aksi walk out dari ruang rapat.

Menurut Ace, dilakukannya walk out dari ruang rapat pleno lantaran keberatan dengan hasil Pilkada Karawang 2015.

Keberatan-keberatan itu, kata Ace, karena terjadinya penggiringan aparatur sipil negara (ASN/PNS) untuk mendukung paslon nomor urut tiga secara terstruktur dan massif. Kemudian terjadi mobilisasi para kepala desa, perangkat desa, aparat RT/RW dan lembaga desa, serta adanya indikasi penggunaan uang negara untuk kepentingan  pemenangan paslon nomor urut tiga.

"Tiap kepala desa hamburkan uang negara dari bantuan gubernur puluhan juta ke masyarakat agar mereka memilih paslon nomor urut tiga," ujar Ace, di hadapan awak media, Kamis (17/12).

Yang terakhir, sambungnya, adanya manipulasi kebijakan rekomendasi kenaikan UMK yang ternyata ditolak Gubernur Jawa Barat.

Kata Ace, dari hasil monitoring dan evaluasi hak pilih yang menggunakan KTP/KK untuk DPTb-2 di banyak desa  dengan digiring oleh kepala desa untuk memilih paslon nomor urut tiga. Sehingga, hasilnya sangat mencolok di setiap TPS.

"Ini yang menurut kami Pilkada Karawang 2015 menjadi cacat hukum karena dari awal pelaksanaannya tidak memenuhi azas keadilan dan akan tempuh jalur hukum," pungkasnya.[des]

Komentar Pembaca
Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA