AMPAK Tuntut KPK Periksa Ade Komarudin dan Bambang Soesatyo

 JUM'AT, 18 DESEMBER 2015 , 15:46:00 WIB | LAPORAN:

AMPAK Tuntut KPK Periksa Ade Komarudin dan Bambang Soesatyo
RMOLJabar. Ratusan massa Aliansi Masyarakat dan Pemuda Anti Korupsi (AMPAK) kembali melakukan aksi di depan gedung KPK Jumat (18/12). Massa menuntut dan mendesak KPK untuk periksa dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh Ade Komarudin (calon ketua DPR) dan Bambang Soesatyo (anggota DPR).

"KPK harus dan wajib memberantas kasus-kasus korupsi karena para koruptor sangat menyengsarakan rakyat banyak, juga mengalami kerugian uang negara termasuk Ade dan Bambang," tegas koordinator presidium AMPAK, Guntur Setiawan.

AMPAK berharap KPK dapat menuntaskan dugaan kasus korupsi dia orang tersebut.

Selama ini, penanganan korupsi atas dugaan kasus haji dan pengadaan buku bahasa arab di kanwil-kanwil kementerian Agama belum berjalan baik. Oleh karena itu KPK harus melakukan penyelidikan untuk mengusut dugaan korupsi, disebabkan para pelaku tidak memiliki moral, mereka hanya memikirkan kehidupan pribadi untuk memenuhi kesenangan dan gaya hidup yang berlebihan, terangnya.

Untuk itu, tambah dia, kami dari Aliansi Masyarakat dan Pemuda Anti Korupsi (AMPAK) menuntut kepada KPK antara lain:

Pertama, periksa dan usut tuntas dugaan kasus korupsi haji yang dilakukan oleh Ade Komarudin terkait meminta jatah untuk keberangkatan haji.

Kedua, periksa dan usut tuntas dugaan kasus korupsi permintaan pengadaan buku bahasa Arab oleh Bambang Soesatyo kepada kanwil-kanwil.

Ketiga, jika terbukti maka KPK harus menangkap dan menetapkan Ade Komarudin dan Bambang Soesatyo sebagai tersangka.[gun]

Komentar Pembaca
Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA