RMOLJABAR

Home

Share |
Komunitas Indonesia Berkumpul di Newington AS, Hadiri Acara Kuliner Bazaar
Minggu, 15 Mei 2016 , 12:10:00 WIB
Laporan: TS. Atmadja

  

RMOLJabar. Bukan main girangnya, ratusan warga negara Indonesia yang tinggal di Amerika Serikat pada Sabtu (14/5) siang kemarin. Mereka yang datang dari berbagai penjuru negeri itu berkumpul di Hilton Park Newington, New Hampshire, menikmati aneka masakan khas nusantara.

Dari masakan khas nasional seperti ikan goreng rica dari Manado, cucur, empek-empek Palembang, lemper, asinan buah, peyek teri, sate, soto, nasi uduk, otak-otak, ikan bakar, termasuk pakaian baju batik sekaligus kursus kilat melukis batik juga dihadirkan dalam acara kuliner dan bazaar tersebut.

Acara tersebut digagas oleh warga keturunan Indonesia, Olla Chas sebagai Presiden Direktur Indonesian Community New England (ICONE), dan didukung oleh Priscilia de Mita, perwakilan dari Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika (PERMIAS). Mereka berhasil menghimpun 12 peserta yang menyajikan ragam menu nusantara.

Para undangan datang dari berbagai penjuru di New Hampshire, Amerika Serikat bahkan dari kota kota di sekitarnya seperti Massachussette dan Connecticut menurut suami Olla Chas. Beragam ungkapan kebahagiaan pun disampaikan kepada RMOLJabar dari para peserta.

John Lekatompessy, pria keturunan Ambon bertutur, dirinya sangat senang berada di antara sesama warga keturunan Indonesia.

"Senang berada di antara sesama  warga keturunan Indonesia dengan sajian makanan yang banyak pilihan," katanya.

Sementara Tommy Manoreh, Ketua Keturunan Tomohon-NH merasa diingatkan ke kampung halamannya.

"Makanan-makanannya mengingat kampung halaman," kata Tommy.

Kebahagiaan dirasakn pula seorang warga keturunan Jawa, Watie. Maka, moment langka itu dimanfaatkannya dengan berfoto selfi.

"Senang berselfie dengan teman-teman yang berbahasa Indonesia," ungkap Watie dengan sapaan ramahnya.

Anak-anak berbagai usiapun terlihat gembira bermain bersama di taman Hilton yang menyediakan berbagai mainan seperti ayun-ayunan, slides, dan permainan pasir itu. Terlebih di tengah cerahnya musim semi yang cuacanya hampir seperti musim panas dengan suhu 70 fahrenheit.

"Insyaallah kita akan mengadakan ulang tahun ICONE yang kesatu dengan acara yang lebih besar untuk mempererat persatuan komuniti Indonesia di Amerika," kata Presiden Direktur ICONE sambil menyajikan lagu-lagu dan tarian daerah untuk menghibur peserta yang jumlahnya hampir 600 orang tersebut. [aku]


Baca juga:


Komentar Pembaca

Berita Populer

Dilepas Aher, Puluhan Calon Jamaah Umroh Asal Kabupaten Bandung,Terlantar
Ketua Ganti Jabar Bantah Penggunaan Dana Hibah Gubernur Untuk Biayai Jemaah Umrah
DPD Raih Penghargaan Utama di Ajang PRIA 2017