Ganggu Soliditas Pemuda, Saca Ancam Laporkan KNPI Versi KLB ke Polisi

Ragam  JUM'AT, 18 NOVEMBER 2016 , 19:17:00 WIB | LAPORAN: LANNIE RACHMAN

Ganggu Soliditas Pemuda, Saca Ancam Laporkan KNPI Versi KLB ke Polisi
RMOLJabar. Kegiatan Jambore Pemuda Nasional  yang digelar Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) hasil Kongres Luar Biasa (KLB), di Lembang, Jumat(18/11) membuat DPD KNPI Jabar versi Kongres Papua naik darah.

Ia mengimbau seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam DPD KNPI dibawah pimpinannya untuk tidak datang ke acara tersebut serta menahan diri jangan sampai melakukan hal  yang akan merusak tatanan persatuan pemuda Jawa Barat.

"Dari informasi  yang kami kumpulkan, dalam kegiatan jambore tersebut hanya dihadiri 1 perwakilan DPD tingkat II Kabupaten Bandung Barat(KBB) itu pun minta izin dulu pada saya karena kegiatan itu digelar di wilayahnya," kata Ketua DPD KNPI Jabar, Saca Suhendi di sekretariat DPD KNPI Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta Bandung, Jumat(18/11).

Dikatakannya, bila merunut kebelakang, berdasarkan aturan organisasi hasil Kongres Papua dibawah pimpinan Rifai Darus, keberadaan KNPI hasil KLB sangat tidak memenuhi syarat.

Saat digelar KLB waktu itu, kata dia, tidak dihadiri oleh DPD tingkat satu se Indonesia  bahkan tidak dihadiri oleh OKP Nasional secara mayoritas. Dari hasil KLB tersebut, imbuhnya, Pemerintah mengeluarkan SK Kemenkum HAM atas nama perkumpulan DPP KNPI bukan  perkumpulan Komite Nasional Pemuda Indonesia atau yang disingkat KNPI.

"Ini  jelas sudah beda surat keputusan dan beda organisasi, akibat dari perbedaan SK," tegas Saca.

Atas dasar itu, kata Saca, pihaknya melarang seluruh DPD KNPI tingkat II se Jabar agar tidak menghadiri kegiatan Jambore, sebab DPD KNPI Jabar tetap merujuk pada Kongres di Papua bukan hasil KLB.

Saca menuturkan, beberapa pelanggaran yang di lakukan  DPP KNPI versi KLB adalah secara sepihak memberikan caretaker terhadap DPD KNPI Jabar padahal berdasarkan aturan caretaker baru dapat diberikan apabila ketua KNPI Jabar melakukan pelanggaran hukum atau tidak menjalankan organisasi secara semestinya.

"Kami akan menempuh jalur konstusional atas keberadaan KNPI versi KLB di Jabar ini termasuk melakukan konsolidasi seluruh OKP dan DPD tingkat II se Jabar. Kami juga melarang  penggunaan lambang KNPI oleh KNPI versi KLB karena merupakan pelanggaran," cetus Saca.

Saca juga menegaskan bila ada OKP atau angggota yang terlibat dalam jambore hanya sebatas oknum saja dan bukan ketua OKP ataupun ketua KNPI tingkat Kabupaten/Kota.

"Saya tegaskan kepada organisasi yang mengaku KNPI versi KLB jangan coba-coba memecah belah pemuda di Jawa Barat.106 OKP dan 27 DPD tingkat II se-Jawa Barat solid dibawah kepemimpinan saya. Oknum yang terlibat akan diselesaikan sesuai mekanisme organisasi yang berlaku," tandasnya. [nif]


Komentar Pembaca
Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 02:38:00

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

SELASA, 11 JUNI 2019 , 23:16:00

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:39:00