RMOLJABAR

Home

Share |
KMPB Desak Copot Direksi PDAM Tirta Bhagasasi
Selasa, 10 Januari 2017 , 22:18:00 WIB
Laporan: Imron Hidayat

  

RMOLJabar. Puluhan mahasiswa Bekasi yang tergabung dalam Kesatuan Mahasiswa Peduli Bekasi (KMPB) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor PDAM Tirta Bhagasasi, Selasa (10/1).

Banyak tuntutan yang mereka lontarkan dalam aksi tersebut. Kordinator Aksi, Willy Shadli menuturkan, berdasarakan dari hasil kajian dan investigasi di lapangan yang dilakukan oleh KMPB, Direksi PDAM Tirta Bhagasasi terindikasi melakukan tindakan nepotisme demi meraup keuntungan pribadi.

“Seaindainya hal ini terus dibiarkan menggurita di tubuh perusahaan, maka perusahaan tersebut seolah-olah milik mereka yang berkuasa, lalu bagaimana mau mencapai keberhasilan dan peningkatan kualitas,” ujar Willy dalam keterangan tertulisnya kepada RMOLJabar, sesaat lalu.


KMPB, tambah dia, dalam melakukan investigasi di lapangan mendapatan bahwa asetnya diswastakan oleh pihak ketiga yang dilakukan oleh Direksi PDAM. Yaitu, mengkomersialkan WTP ke pihak swasta, membuat perjanjian kontrak selama 25 tahun oleh pihak swasta (BOT) sehingga PDAM Tirta Bhagasasi merugi, dan PDAM Tirta Bhagasasi tak mampu membayar tagihan proyek, Jual beli jabatan kabag, kacab hingga kasubag 30 juta perjabatan dan dugaan penerimaan pegawai dengan meminta 80 juta.

“Melihat dari kasus di atas maka KMPB menuntut kepada PDAM Tirta Bhagasasi agar lebih transparan terhadap pengelolaan sumber anggaran dalam menjalankan organisasi perusahaan daerah,” kata Willy.

KMPB juga menuntut kepada PDAM agar lebih transparan dalam kebijakan  PDAM
membuat laporan PDAM Tirta Bhagasasi kepada KMPB terkait indikasi kolusi penyertaan modal tahun 2013.

“Kami pun mendorong aparat penegak hukum Kejaksaan Negeri Bekasi untuk mengungkap permainan penyertaan modal 2013 APBD Tahun 2013. Lalu mendorong dan meminta kepada BPK RI atau KPK untuk membentuk tim audit terhadap PDAM karena terindikasi korupsi.
Usut tuntas pemotongan tunjangan karyawan yang berbentuk honor uang daging, anggaran tahun 2016 mendorong upaya penyelidikan keungan PDAM Tirta Bhagasasi Tahun 2016. Terindikasi melakukan pembuatan laporan fiktif kepada pemerintah daerah Kabupaten Bekasi. Copot seluruh direksi PDAM Tirta Bhagasasi, karena tidak mampu mengelola perusahaan dengan baik dan ada dugaan KKN. Kemudian, penjarakan direksi PDAM Tirta Bhagasasi, karena telah melakukan indikasi korupsi di beberapa proyek PDAM,” tegasnya. [bon]








Baca juga:
Kawanan Pencuri Spesialis Kendaraan Roda Empat Ditangkap Ditreskrimum Polda Jabar
Tunjangan Guru di Jabar Akan Naik Hingga Rp600 Ribu
Gawai Bikin Peran Orang Tua Tersisihkan
Aceng Fikri Soroti Kelangkaan Cabai
Dengar Keluhan Petani, Aher Janjikan Perbaikan Jalan Maribaya-Patrol


Komentar Pembaca

Berita Populer

KAHMI Desak Kapolda Jabar Minta Maaf
Dalam petisinya, Masyarakat Jawa Barat Bersatu Minta FPI Dibubarkan
Fakta Seputar Desa Tiongkok di Cigudeg