Kang Dedi
Kang Emil

Abdy, Terapkan Pancasila di Kehidupan Sehari-hari

Pemerintahan  SABTU, 15 APRIL 2017 , 11:02:00 WIB | LAPORAN: LANNIE RACHMAN

Abdy, Terapkan Pancasila di Kehidupan Sehari-hari

Abdy Yuhana

RMOLJabar.  Pancasila sebagai philosopische groundslagh (dasar Negara) yang berisi lima dasar prinsip merupakan falsafah dasar sesungguhnya adalah alat untuk mempersatukan dari sabang sampai merauke.

"Bila diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari Pancasila mampu mempersatukan segala bentuk kekuatan  yang dimiliki bangsa ini. Apalagi modal sosial keberagamaan suku,agama, ras dan antar golongan (SARA) yang dimiliki oleh Indonesia tidak dimiliki oleh bangsa lain," kata dosen pasca sarjana Universitas Pasundan, Abdy Yuhana, saat memberikan kuliah umum Pancasila bertema "Kesetiakawanan Dalam Perjuangan" di Aula Husni Hamid Gedung Pemerintah Kabupaten Karawang, Jalan Ahmad Yani, Karawang, Sabtu(15/4).

Kegiatan yang merupakan kerjasama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dan Republik Demokrasi (Repdem) ini diikuti ratusan guru SMP Pkn negeri dan swasta se-Kabupaten Karawang.

Abdy menjelaskan dalam kontek sistem bernegara pilihan jalan yang diambil untuk Indonesia merdeka adalah demokrasi yang dijalankan kongruen (sebangun) yaitu demokrasi politik dan demokrasi ekonomi.

Namun demikian, kata Abdy, dalam prakteknya Pancasila ditafsirkan secara berbeda-beda.

Pada Pemerintahan orde baru, imbuhnya, Pancasila telah direduksi pemaknaannya yang hanya  sekedar dijadikan sebagai legitimasi ideologis dalam menjalankan politik kekuasaannya dan kepentingan stabilitas.

"Saat ini Indonesia harus sadar perlunya toleransi dan hidup berdampingan secara damai antar umat beragama dan kerukunan kehidupan antar suku bangsa," tuturnya.

Abdy menegaskan, kesadaran akan pengamalan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila oleh seluruh entitas bangsa up to date, niscaya akan memberikan kontribusi untuk membangun kembali karakter bangsa yang saat ini semakin memudar.

"Dalam memahami Pancasila ada tiga hal yang dapat dijelaskan yaitu pertama, bahwa Pancasila disepakati pendiri bangsa sebagai konsep negara, kedua, Pancasila merupakan pandangan hidup dan ketiga, Pancasila adalah pedoman bagi prilaku para pemimpin bangsa, " tandasnnya. [jar]

Komentar Pembaca
Doktrin Takfiri Polisi Dianggap Kafir

Doktrin Takfiri Polisi Dianggap Kafir

SABTU, 27 MEI 2017 , 12:00:00

Tak Ada Riba Di BPJS Kesehatan

Tak Ada Riba Di BPJS Kesehatan

SABTU, 27 MEI 2017 , 10:00:00

Rizieq Bisa Kena Pasal Tambahan

Rizieq Bisa Kena Pasal Tambahan

JUM'AT, 26 MEI 2017 , 23:00:00

Lomba PBB HUT ke-54 Kodam XVII/Cenderawasih

Lomba PBB HUT ke-54 Kodam XVII/Cenderawasih

SABTU, 06 MEI 2017 , 00:29:00

DPD PSI Karawang Sambangi KPUD

DPD PSI Karawang Sambangi KPUD

SABTU, 29 APRIL 2017 , 01:20:00

Upacara Seba Baduy

Upacara Seba Baduy

SABTU, 29 APRIL 2017 , 05:31:00