RMOLJABAR

Home

Share |
Berkaca Pilkada DKI, Emil Ingin Menang Pilgub Dengan Cara Santun
Jum'at, 21 April 2017 , 19:32:00 WIB
Laporan: Lannie Rachman

  

RMOLJabar. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) mengajukan dua syarat utama terkait pengusungnya pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Emil mengaku dirinya tidak ingin berkompetisi dalam ajang tersebut jika mengedepankan cara-cara kotor.

Emil menyebut, syarat pertama adalah dirinya ingin menang dengan akhlak yang baik. Melalui syarat ini, dirinya meminta partai dan pihak pengusung lainnya agar tidak melakukan kampanye hitam dan saling menjelekkan.

"Jangan bully-bully-an, jangan black campaigne," kata Emil saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Partai Hanura Jawa Barat, di Bandung di Hotel Homann Jalan Asia Afrika Bandung, Jumat (21/4).

Selain itu, Emil ingin menang dengan cara ilmiah, yakni beradu gagasan terkait program pembangunan.

"Menang dengan gagasan, jangan nginjek kepala orang. Menang dengan ilmu, jangan jarambah," katanya.

Dia menilai, jika seluruh kandidat meraih kemenangan dengan cara seperti itu, menurutnya kualitas demokrasi akan semakin baik. Menurut Emil, harapan akan kualitas demokrasi ini mengacu pada Pemilihan Gubernur Jakarta 2017 ini.

"Kalau masih seperti pilkada Jakarta, peradaban demokrasi Indonesia belum naik kelas," katanya.

Lebih lanjut Emil menjelaskan, dirinya ingin memenangkan Pilgub Jawa Barat 2018 tanpa menggunakan cara-cara yang memecah belah. Ia berjanji akan menggunakan cara-cara yang santun jika dirinya jadi maju dalam ajang tersebut.

"Jangan dengan cara yang memecah belah, jangan panas, jangan tebarkan kebencian," tandasnya. [nif]


Baca juga:
Mang Ihin Dukung Emil Lantaran Tak Mungkin Korupsi
Pemkot Bandung Gandeng DPKLTS Audit Pohon-Pohon Di Kota Bandung
Emil Bantah Isu Gabung Golkar
Emil Biasa Aja Tensi Politik Jabar Melonjak
Relawan RK Akan Antar Emil Jadi Gubernur Jabar


Komentar Pembaca

Berita Populer

Kekalahan Ahok, Kehancuran PDIP?
Ini Rencana Ahok Jika Kalah Pilkada
Jenderal Gatot Bisa Jadi Antitesis Jokowi di Pilpres 2019