Kang Dedi
Kang Emil

Menpora: Sepak Bola Harus Jadi industri yang Sehat

Olahraga  KAMIS, 11 MEI 2017 , 23:49:00 WIB

Menpora: Sepak Bola Harus Jadi industri yang Sehat
RMOLJabar. Sekolah sepak bola usia dini adalah pondasi penting mencetak pesepakbola handal Tanah Air. Sepak bola ke depan harus menjadi tontonan yang nyaman, enak dan menjadi industri yang sehat.

demikian disampaikan Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi saat menyapa Tim Akademi Arema U-14 yang berhasil menjadi pemenang pada Kejuaraan JSSL Singapore International 7's B-14 usai melawan Thailand, di De Foods, Malang, Jawa Timur, Kamis malam (11/5).

Imam menilai, PSSI dan klub-klub saat ini telah melakukan terobosan dengan baik seperti penanganan pelanggaran secara cepat oleh komisi disiplin, adanya marquee player, dan lain sebagainya.

"Bagi pemerintah terobosan dan penanganan yang sehat dan baik di PSSI adalah penting. Karena ke depan sepak bola bukan hanya harus menjadi tontonan yang enak dan nyaman, juga harus menjadi industri yang sehat. Dan hal itu telah ditunjukkan oleh PSSI," jelasnya didampingi tokoh muda Arema Sam Ade dan Nanda.

"Marquee player adalah terobosan menaikkan grade di industri sepak bola dan menjadikan kegemaran dan fanatisme penonton tetapi tetap memberikan nilai positif bagi pemain nasional, kami akan terus evaluasi," tambah Imam.

Pemerintah menilai potensi sepak bola nasional di kelompok umur adalah luar biasa besar, terus berlatih dengan segala keterbatasan.

"Pemerintah akan terus bersama sama mengawal agar prestasi timnas semakin baik, terlebih anak anak kita Tim U-14 juara di Singapura, ini adalah potensi besar yang harus dikelola dengan baik, terima kasih kepada Arema dan sekolah sepakbola di Malang yang menjadikan pendidikan usia dini sebagai pondasi penting mencetak pesepakbola handal Tanah Air," beber Imam.

Di sisi lain, dia mengaku akan mendorong suporter Arema menjadi salah satu suporter terbaik di Liga I.

"Silakan nanti koreografinya diperhalus dan dipercantik. Investasi sepak bola bukan semata-mata pemain dan klub tapi investasi sepak bola termahal adalah merawat keagungan dan soliditas suporternya," lanjut Imam.

Ke depan suporter harus memiliki saham di klub, dan klub harus mendengar harapan suporternya.

"Klub profesional di Eropa pasti memiliki suporter yang memiliki saham didalamnya, sehingga ke depan industri ini dapat dikawal bersama dan juga adakan seperti kongres suporter tetapi tetap menjunjung tinggi persatuan kesatuan bangsa," demikian Imam. [gun] 

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00