Pascorner Diharap Dapat Merubah Stigma Warga Binaan

Ragam  SABTU, 13 MEI 2017 , 16:27:00 WIB | LAPORAN: LANNIE RACHMAN

Pascorner Diharap Dapat Merubah Stigma Warga Binaan
RMOLJabar. Kawasan unit usaha khusus yang dikelola mantan warga binaan yang berada tepat di depan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banceuy, Pascorner, resmi dibuka pada Sabtu (13/5).

Peresmian dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia I Wayan Kusmiantha Dusak.

Dalam kegiatan tersebut, diluncurkan pula gerakan #TotallyChanges yang digagas oleh organisasi Daya Karya Revolusi (DK Revolution). Kegiatan ini juga didukung PT Anugerah Vata Abadi, perusahaan yang bergerak di bisnis mitra koperasi pemasyarakatan, dan concern terhadap pembinaan mantan warga binaan.

Dusak berharap, Pascorner dapat menjadi wadah bagi para narapidana yang sudah bebas untuk menuangkan kreativitas ke arah positif. Dan, bisa menyingkirkan stigma negatif masyarakat terhadap eks warga binaan.

"Kegiatan ini sesuatu yang bagus. Kita mendorong terus hal seperti ini untuk menyingkirkan stigma yang ada di masyarakat. Stigma itu semisal bahwa satu napi melakukan kejahatan lagi seolah-olah semua mantan napi akan melakukan kejahatan lagi," kata Dusak.

Menurutnya, perubahan bisa dilakukan siapa saja, termasuk mantan warga binaan yang punya lembaran hitam di masa lampau. Karenanya, pemerintah sangat mendukung usaha yang dilakukan para mantan warga binaan tersebut. Karena itu, dirinya berharap, hal ini dapat menular ke seluruh lapas di Indonesia.

"Yang penting kegiatan seperti ini jangan ditunggangi oleh hal-hal negatif. Karena, niat mereka kan sudah baik," ucap mantan Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat itu.

Andika Prasetyo, founder DK Revolution, menyatakan, gerakan #TotallyChanges memiliki tujuan untuk mengajak eks warga binaan, juga seluruh komponen masyarakat untuk melakukan perubahan yang sesungguh-sungguhnya, dan sebagai pengejawantahan gerakan revolusi mental yang digaungkan oleh Pemerintah Indonesia.

Pascorner diklaim sebagai kawasan unit usaha khusus mantan warga binaan pertama yang ada di Indonesia. Berbagai unit usaha ada di sini, seperti kafe, galeri seni, tatto studio, barbershop, pencucian mobil, clothing, bengkel kerajinan kreatif, hingga live music. [nif]

Komentar Pembaca
Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 14:31:46

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad