RMOLJABAR

Home

Share |
Syarwan Hamid: Manado Mau Merdeka, Aceh Sebentar Lagi
Kamis, 18 Mei 2017 , 10:47:00 WIB
Laporan: Yudha Satria

SYARWAN HAMID
  

RMOLJabar. Letnan Jendral (Letjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Purnawirawan Syarwan Hamid mengatakan, Pilkada serentak yang akan dilaksanakan di Jawa Barat ada sedikit kemungkinan terjadi isu antara sesama ormas islam yang saling dibenturkan untuk mendapat kepentingan.

Seperti halnya kejadian beberapa minggu ke belakang. Keluarga Besar Nahdatul Ulama yang terdiri dari Banser, PMII, GP ansor Kota Bandung mendemo kantor HTI Jawa Barat dengan alasan HTI tidak berlandaskan ideologi Pancasila.

"HTI gak mungkin lah mendemo yang mendemo itu GP Ansor dari kemaren. Tidak boleh seperti itu karena bukan aparat bukan apa, boleh dia bersikap tidak setuju dengan HTI akan tetapi dalam forum diskusi secara intelektual jangan main fisik seperti itu," ungkap Syarwan Hamid yang juga mantan Mendagri ini kepada RMOLJabar, Kamis (17/05).

Lanjutnya, pemerintah pun salah menghakimi HTI. Karena ia melihat pemerintah tidak bisa memvonis seperti itu lantaran alasannya juga tidak begitu jelas.

"Pemerintahan sekarang leadershipnya lemah sekali. Makannya yang membuat keadaan ini semrawut itu pemerintahan sendiri. Sehingga dia cari-cari kambing hitam karena kemampuannya cari-cari kambing hitam," jelasnya.

Keadaan ini bisa menjadi persoalan yang sangat besar di Indonesia kalau seandainya tidak segera diatasi akan lepas kendali.

"Manado mau merdeka, Aceh sebentar lagi, Irian sudah mau menyatakan merdeka, dan ini berbahaya," ungkapnya.

Untuk itu apabila ingin NKRI sebagai konsep bernegara diakui. Dia harus menghasilkan masyarakat yang adil dan makmur untuk seluruh masyarakat Indonesia. [jar]


Baca juga:
Isu Sara Tidak Akan Terjadi di Pilkada Jabar


Komentar Pembaca

Berita Populer

HMI: Pendidikan dan Kesehatan Harus Jadi Fokus Pembangunan Jabar
25 Negara Bakal Hadiri Konferensi Toleransi Dunia di Purwakarta
Warga Pesisir Karawang Juga Minta Dibagi Lahan