Kang Dedi
Kang Emil

PPP Cari Aman Di Pansus Hak Angket KPK

Politik  SABTU, 20 MEI 2017 , 06:35:00 WIB

PPP Cari Aman Di Pansus Hak Angket KPK
RMOJabar. Fraksi PPP mencoba main aman dalam polemik penggunaan Hak Angket DPR terhadap KPK. Untuk saat ini, Fraksi PPP memutuskan tidak akan mendukung tapi juga tidak menolak Hak Angket tersebut. PPP menyebutkannya sebagai sikap netral.

Penegasan sikap netral PPP ini disampaikan sekjen mereka, Arsul Sani. Kata anggota Komisi III DPR ini, PPP masih melihat dinamika politik dalam polemik Hak Angket tersebut. Karena itu, pihaknya tidak mau buru-buru ambil sikap menolak atau menerima Hak Angket itu. Untuk saat ini, PPP memilih berdiri di tengah-tengah, antara yang mendukung dan yang menolak.

“Saat ini, ada fraksi menyiapkan anggotanya untuk masuk Pansus (Panitia Khusus) Hak Angket KPK, ada fraksi menolak untuk mengirimkan wakilnya yang dinyatakan terbuka dalam Rapat Paripurna, dan ada juga yang belum menyampaikan sikap secara final apakah akan mengirimkan anggotanya atau tidak. Kami sedang mengamati ini,” katanya, Jumat (18/5).

Saat ini, fraksi-fraksi yang disebut telah menyiapkan wakil untuk Pansus Hak Angket KPK adalah Golkar, PDIP, Nasdem, Hanura. Sedangkan yang telah menyatakan menolak dengan tegas baru PKS. Fraksi lain yang masih abu-abu adalah Gerindra, Demokrat, PAN, PKB, dan juga PPP.

Kata Arsul, PPP memilih akan melakukan musyawarah lebih dulu dengan fraksi-fraksi lain, baik yang menolak maupun yang menerima.

“PPP akan berkomunikasi lagi dengan seluruh fraksi lainnya baik yang telah siap mengirimkan anggotanya ke Pansus maupun yang belum bersikap. Insya Allah awal pekan depan kita lakukan,” tuturnya.

Dalam beberapa kesempatan lalu, PPP sempat dengan tegas menolak penggunaan Hak Angket tersebut. Saat itu, PPP beralasan, penggunaan Hak Angket dapat melemahkan KPK. Mengenai hal ini, Arsul berdalih bahwa penyataan-pernyataan di awal itu belum final. Kata dia, politik sangat dinamis. Untuk saat ini, pihaknya memilih netral.

PPP, lanjutnya, baru akan membuat keputusan final setelah komunikasi dengan fraksi lain rampung dilakukan. Dia pun memastikan, apa pun keputusan PPP nanti, semata-mata demi kepentingan KPK.

“Sikap politik partai atau fraksi itu dinamis. Sepanjang tujuannya tidak untuk melemahkan KPK, perubahan sikap itu tidak berarti inkonsisten. Sikap terakhir PPP nanti bisa mengirim atau tidak mengirim wakil ke Pansus angket," katanya.

Sikap abu-abu PPP ini dikritik pengamat politik dari Universitas Hasanuddin Adi Suryadi Culla. Kata dia, PPP harusnya berani bersikap tegas. Kalau menolak, suarakan dengan tegas. Jika mendukung, juga tak perlu malu-malu.

“Saya kira, sikap PPP ini masih malu-malu kucing, mencari aman dalam Pansus Hak Angket KPK. Kondisi abu-abu ini justru akan mengesankan bahwa PPP tidak konsisten dengan sikap mereka yang sebelumnya yang menolak Pansus Hak Angket,” kritik Adi.

Menurut Adi, PPP sebenarnya memiliki landasan kuat untuk menyatakan mendukung ataupun menolak Hak Angket. Sayangnya, PPP tidak melakukan itu. PPP malah terjebak dalam politik pragmatis dengan mencoba mencari aman.

“Jadi, terkesan gampang mengikuti arus dari partai lain,” katanya.

Dia khawatir, sikap malah membuat fraksi kehilangan identitas. Gara-gara sikap itu, PPP bisa dianggap sebagai fraksi yang labil, terombang-ambil, dan tidak punya pendirian.

“Ada kecenderungan (PPP) kehilangan identitas karena mudah terbawa arus dengan politik pragmatisme. Jadi, tidak bisa diharapkan. Semula menolak, tapi tiba-tiba milih cari aman dengan ikut arus. Satu sisi ingin pegang komitmen, tapi lain sisi tidak mau menghalangi sehingga berada di wilayah abu-abu,” tegas Adi.[gun]

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 15:00:00

Kawasan Industri Malaysia Dikuasai China

Kawasan Industri Malaysia Dikuasai China

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 13:00:00

Panglima TNI Hadiri Jalan Sehat Empat Pilar

Panglima TNI Hadiri Jalan Sehat Empat Pilar

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 , 15:45:00

Panglima TNI Hadiri Parade 50 Tahun ASEAN

Panglima TNI Hadiri Parade 50 Tahun ASEAN

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 , 16:31:00

Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila