Kang Dedi
Kang Emil

Bandung Barat Larang Mobil Plat Merah Dipakai Mudik

Pemerintahan  SENIN, 19 JUNI 2017 , 14:02:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Bandung Barat Larang Mobil Plat Merah Dipakai Mudik

Net

RMOLJabar. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melarang penggunaan kendaraan dinas untuk mudik Lebaran. Hal itu sesuai dengan  Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 87/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.

"Kita ikuti aturan dari pusat. Kalau kendaraan dinas tidak boleh dipakai mudik, ya kita ikuti aturan itu," ujar Bupati Bandung Barat Abubakar di Ngamprah akhir pekan lalu.

Menurut Abubakar, kendaraan dinas memang seharusnya hanya digunakan untuk operasional kedinasan, bukan untuk kepentingan pribadi. Hal itu seharusnya juga disadari oleh para ASN di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Abubakar mengungkapkan, para ASN di lingkungan Pemkab Bandung Barat memang kebanyakan masih berasal dari wilayah Jawa Barat.

"Kebanyakan yang mudik itu masih di Jawa Barat, paling ke Ciamis, Tasik, dan sekitarnya. Jadi, ya pakai mobil pribadi saja, tidak usah pakai mobil dinas," tuturnya.

Pada tahun-tahun sebelumnya, menurut dia, mobil dinas juga dilarang digunakan untuk mudik. Hal itu pun mendapatkan respons baik dari para PNS.

Seperti diketahui, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Aman Abnur seperti dikutip dari laman web Keme-PAN RB menyatakan, kendaraan dinas hanya untuk digunakan bagi kepentingan yang menunjang tugas pokok dan fungsi ASN. Dengan demikian, kendaraan tersebut tidak boleh digunakan untuk mudik, yang merupakan kepentingan pribadi.

Meski demikian, kebijakan tersebut menuai pro dan kontra di kalangan pemerintah daerah. Beberapa daerah seperti Bogor dan Bekasi justru membolehkan kendaraan dinas untuk mudik ke kampung halaman. Alasannya, jika dibawa mudik, justru aset pemerintah tersebut lebih aman di tangan penggunanya.

Sementara itu, data Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah KBB, kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Bandung Barat yaitu 239 mobil dan 1.056 motor. Selama ini, kendaraan dinas dibawa oleh penggunanya ke rumah masing-masing karena tidak ada tempat di Kantor Pemda.

"Selama ini karena belum ada pool, mobil dinas dibawa pulang masing-masing oleh pejabat. Sementara, kendaraan operasional juga hanya diparkir di depan kantor dinas masing-masing. Sebab, tidak ada tempat lagi," ujar Asep Sudiro, Kepala Bidang Aset BPKAD KBB. [jar]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00