Soal Pemekaran Bandung Timur, Dede Yusuf Minta Agar Persiapan Lebih Matang

Politik  SENIN, 19 JUNI 2017 , 17:26:00 WIB | LAPORAN: FARAN

Soal Pemekaran Bandung Timur, Dede Yusuf Minta Agar Persiapan Lebih Matang

net

RMOLJabar. Wacana pemekaran Bandung Timur terus bergulir, sejumlah pihak di Kabupaten Bandung tengah melakukan persiapan.

Menyikapi adanya wacana pemekaran Kabupaten Bandung Timur, Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf menegaskan sah-sah saja.

"Pemekaran setahu saya dulu jaman saya wagub, itu ada Indramayu, Bogor, Garut, ya kalau Bandung Timur ini layak, sah-sah saja asal sesuai konstitusi," jelasnya, usai reses di Majalaya, Senin (19/6).

Dirinya mengapresiasi langkah sejumlah pihak di Bandung Timur, yang ingin terjadinya pemekaran.

"Saya apresiasi, hanya saja jangan ada kepentingan politik atau golongan," jelasnya.

Jika melihat draft dari DPD RI, Dede Yusuf menegaskan bahwa ini masih jauh.

"Tahapannya masih jauh, ini belum jalan dan belum apa-apa, karena prosesnya harus menunggu antrian dulu," jelasnya.

Nantinya, menurut Dede,  DPD akan mengajukan usulan daerah yang dimekarkan ke DPR RI khususnya Komisi II.

"Itu kewenangan Komisi II, jadi bisa saja yang sudah masuk sejak lama itu yang digodok, baru yang masuk saat ini. Kalau KBT sudah lama masuknya, ya kemungkinan dalam 10 tahun bisa terbentuk," terangnya. [bon]

Komentar Pembaca
Sahabat Rocky Gerung Melawan!

Sahabat Rocky Gerung Melawan!

KAMIS, 19 APRIL 2018 , 11:00:00

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

SELASA, 17 APRIL 2018 , 13:00:00

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

SELASA, 17 APRIL 2018 , 11:00:00

Foto Bersama Pimpinan BNI dan Direktur Sesdilu

Foto Bersama Pimpinan BNI dan Direktur Sesdilu

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 20:01:00

Ketum Dharma Pertiwi Panen Raya Padi di Malang

Ketum Dharma Pertiwi Panen Raya Padi di Malang

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 03:29:00

Ketum Dharma Pertiwi Serahkan Bantuan Benih Tanaman

Ketum Dharma Pertiwi Serahkan Bantuan Benih Tanaman

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 17:16:00