Kang Dedi
Kang Emil

BPPD Bandung: Reklame Balon Walikota Tak Bayar Pajak

Pemerintahan  MINGGU, 16 JULI 2017 , 17:02:00 WIB | LAPORAN: SONY FITRAH P

BPPD Bandung: Reklame Balon Walikota Tak Bayar Pajak

Kepala BPPD Kota Bandung Ema Sumarna

RMOLJabar. Banyak reklame bakal calon kepala daerah baik yang terpampang di sejumlah jalan dan lokasi strategis di Kota Bandung tidak ditarik pajak oleh Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD).

Hal itu diakui oleh Kepala BPPD Kota Bandung Ema Sumarna saat diwawancara awak media usai sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan di Tegalega, Minggu (16/7).

"Iya memang reklame-reklame tersebut tidak bayar pajak," sebutnya.

Ema beralasan reklame para calon pemimpin itu bukan reklame komersial.

"Jadi begini selama itu tidak menjadi bagian dari sponsorship itu tidak kita kenakan pajak. Maksud sponsorship di sana misalnya ada produk nama perusahaan ada nilai-nilai yang sifatnya komersial. Kalau yang sosial saja apalagi diselenggarakan oleh institusi pemerintahan otomatis itu bebas," katanya.

Menurutnya, area strategis lebih baik digunakan oleh reklame yang memberi kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Saya yakin seharusnya di tempat-tempat yang strategis itu idealnya untuk orang jualan reklame dan itu harusnya jadi pendapatan pajak, dengan catatan legalitasnya harus dipenuhi. Kalau tidak saya hanya bisa sebatas mengurut dada," katanya.

Dijelaskan, pihaknya akan dipersalahkan jika menarik pajak atas reklame-reklame para calon walikota maupun calon gubernur tersebut

"Saya ingin nya jadi pendapatan pajak, tapi pajak tidak bisa diambil dari posisi ilegal, nanti kami dipersalahkan," ungkapnya. [jar]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00