Kang Dedi
Kang Emil

Perwira Polisi Gadungan Ini Tipu PNS Sampai Hamil

Hukum  SENIN, 17 JULI 2017 , 16:47:00 WIB | LAPORAN: FARAN

Perwira Polisi Gadungan Ini Tipu PNS Sampai Hamil

Ilustrasi/Net

RMOLJabar. DG (42) yang merupakan residivis dari Lapas Tanggerang, ditangkap petugas Polsek Pameungpeuk, Kabupaten Bandung karena mengaku sebagai anggota Polri dan melakukan perbuatan diduga menghamili seorang PNS Guru SMP di Kecamatan Ciparay.

DG yang mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Iptu dan berdinas di Serse Polda Jabar ini, berhasil ditangkap setelah mendapat laporan dari korban yakni IM selaku guru SMP yang kini tengah mengandung (hamil).

Kapolsek Pameungpeuk, Kompol Rahmat Dasep didampingi Kanit Reskrim Iptu Bagus Panonton, SH menjelaskan bahwa pelaku ini berhasil mengelabui IM yang menjadi kenalannya, dengan meminta uang dan meminjam motor dari IM (47) janda berprofesi guru.

"Pelaku berhasil menipu IM, dengan meminta sejumlah uang dan motor. Dengan alasan untuk modal," papar Kapolsek kepada wartawan di Mapolsek Pameungpeuk, Senin (17/7) sore.

Kapolsek menambahkan, bahwa pelaku ini berpura-pura mengaku menjadi anggota Polri dari KTP fotocopy.

"Jadi kalau menggunakan seragam secara utuh tidak ada, jadi modusnya yakni membuat status di fotocopy KTP sebagai anggota Polri, sementara KTP aslinya sebagai Wiraswasta," jelasnya.

DG sendiri, saat ini statusnya masih dalam pengawasan Lembaga Pemasyarakatan. Karena terkait kasus serupa (penipuan sebagai anggota Polri).

"Residivis kasus yang sama, yakni 2 tahun 4 bulan, baru menjalani 1 tahun 7 bulan. Dan kini harus kembali mendekam di tahanan," terangnya.

Dalam keterangannya kepada wartawan, DG mengakui mengenal IM dari aplikasi sosmed Bitox saat berada dalam tahanan.

"Jadi saya itu kenal IM waktu di dalam tahanan, pas saya mau keluar saya bingung mau kemana, dan saya inget IM sering mengubungi saya. Lalu saya menemuinya dengan bertemu di ITC Bandung, lalu IM pula yang memboking hotel untuk bertemu saya dan akhirnya berhubungan badan," jelasnya.

Dirinya membantah menghamili IM, dan mengaku akan bertanggung jawab bila IM hamil.

"Saya tanya ga hamil, kalaupun iya saya akan tanggung jawab," jelas DG saat ekspose.

Polisi sendiri menjerat DG dengan pasal 372 dan 378, dengan ancaman hukuman pidana 5 tahun penjara.

Untuk kasus dugaan pemerkosaan sendiri, Polisi masih mendalami hal ini.

"Masih didalami status kasus ini, karena berhubungan tiga kali, lalu korban hamil," jelas Kapolsek.

Selain DG, disita juga satu unit kendaraan vario tahun 2015, dua buah sepatu dan satu surat keterangan dari Kanwil Kemenkumham Banten. [jar]

Komentar Pembaca
Baznas Ajak Berdonasi Sambil Belanja

Baznas Ajak Berdonasi Sambil Belanja

JUM'AT, 22 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Kesehatan Setnov Belum Stabil

Kesehatan Setnov Belum Stabil

JUM'AT, 22 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017 , 21:00:00