Kang Dedi
Kang Emil

Polres Cirebon Bekuk Satu Pelaku Pemerkosaan Anak

Hukum  SENIN, 17 JULI 2017 , 18:17:00 WIB | LAPORAN: SUDIRMAN WAMAD

Polres Cirebon Bekuk Satu Pelaku Pemerkosaan Anak

Ilustrasi/Net

RMOLJabar. Jajaran Sat Reskrim Polres Cirebon berhasil membekuk salah seorang pelaku pemerkosaan anak di bawah umur.

Kapolres Cirebon, AKBP Risto Samodra mengatakan, sebanyak enam pelaku yang melakukan pemerkosaan dengan tindak kekerasaan terhadap korban, AN (13) warga Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon.

Namun, dari enam pelaku itu, polisi baru menangkap satu pelaku dengan inisial HD (16) warga Kecamatan Pangurangan, Kabupaten Cirebon. HD dibekuk Tim Tekab 852 Sat Reskrim Polres Cirebon saat berada di Perempatan Lampu Merah Palimanan. Saat itu, HD sedang mengamen pada Kamis (13/7).

"Sampai saat ini kita terus melakukan pengembangan penydikan. Kita juga sudah memeriksa HD, karena HD ini masih di bawah umur. Jadi kita melakukan pemeriksaan sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak," kata Risto saat gelar perkara di Mako Polres Cirebon, Senin (17/7).

Risto juga mengatakan, dirinya sudah menerbitkan pemberitahuan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk mempermudah melakukan penangkapan. Kapolres menganggap, perbuatan asusila yang dilakukan oleh enam pelaku itu perlu ditindak tegas.

"Kita baru mengantongi tiga identitas pelaku lain. Dua pelaku lain belum kita ketahui," katanya.

Tiga pelaku lain yang juga ikut terlibat MA (23), RI (19), dan HA (26). Diceritakan Risto, awalnya AN diajak jalan-jalan oleh salah seorang pelaku. AN pun mengiyakan ajakan pelaku tersebut. Setelah diajak keliling, AN dibawa ke kebon kosong. Ternyata, di kebon kosong tersebut lima pelaku lainnya sudah menunggu. AN pun digilir oleh para pelaku.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cirebon, AKP Reza Arifian mengatakan, hubungan antara pelaku dan AN hanya teman akrab.

"Bukan, bukan pacaran. Pelaku sempat dibelikan handphone terlebih dahulu," katanya.

Kejadian pemerkosaan dengan tindakan kekerasan itu terjadi pada 15 Juni yang lalu. Reza mengatakan, Ibu kandung korban melaporkan kejadian itu setelah mendengar cerita dari anaknya.

"Korban ini menangis terus. Korban juga belum terbuka memberi keterangan, mungkin masih trauma," katanya. [jar]

Komentar Pembaca
SBY-Prabowo Mengancam Petahana

SBY-Prabowo Mengancam Petahana

KAMIS, 27 JULI 2017 , 19:00:00

Pimpinan KPK Terbukti Lalai

Pimpinan KPK Terbukti Lalai

KAMIS, 27 JULI 2017 , 15:00:00

Ada Niat Buruk Di Pansus KPK

Ada Niat Buruk Di Pansus KPK

RABU, 26 JULI 2017 , 23:00:00