Kang Dedi
Kang Emil

HJB Ke-535, Bima-Usmar Ngumbah Tugu Kujang

Pemerintahan  SENIN, 17 JULI 2017 , 23:59:00 WIB | LAPORAN: IVAN NURDIN

HJB Ke-535, Bima-Usmar Ngumbah Tugu Kujang
RMOLJabar. Tradisi ngumbah tugu kujang merupakan helaran tahunan yang kerapkali diadakan oleh pemerintah Kota Bogor dalam perayaan Hari Jadi Bogor.

Ditemani Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman, Bima Arya lakukan tradisi Ngumbah Tugu Kujang, tepatnya di Tugu Kujang, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Senin (17/7).

Kegiatan yang diikuti oleh seniman dan budayawan Bogor, Kerukunan Warga Bogor (KWB), Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor (DK3B), Ormas dan beberapa komunitas lainnya ini bertujuan untuk ngamumule (memelihara) pusaka Pasundan yang merupakan senjata peninggalan dari kerajaan Pajajaran.

Ketua Panitia Ngumbah Kujang Cecep Thoriq mengatakan, Kujang merupakan ikon Kota Bogor, jadi tentunya harus dirawat dan dipelihara. Oleh karena itu, pihaknya rutin setiap tahun melakukannya.

Ngumbah Tugu Kujang ini selalu dilakukan agar Tugu Kujang tetap terpelihara dan tidak ada yang merusak,” tegasnya

Sebelum dilakukan pencucian acara diawali dengan prosesi pengambilan 7 mata air, salah satunya dari mata air Cikahuripan yang berada di Kebun Raya Bogor. Air ini menurut Thoriq digunakan oleh para putri untuk mandi.

"Selanjutnya air itulah yang kita gunakan untuk simbol pencucian Tugu Kujang,” tuturnya.

Dalam pembukaan acara tersebut, Wali Kota Bogor Bima Arya mengharapkan, dengan adanya acara ini dirinya agar warga Kota Bogor lebih memperhatikan dan melestarikan peninggalan-peninggalan yang ada di Kota Bogor.

"Mudah-mudahan dengan simbolisasi ini ke depannya kita tambah guyub, rukun, tambah bersih hatinya, menjaga dan melestarikan yang sudah ada baik secara fisik maupun nilai-nilainya,” harapnya.

Untuk diketahui, Tugu Kujang dibangun pada tahun 1982 di masa kepemimpinan Wali Kota Bogor Ahmad Sobana. Sementara itu, prosesi pencuciannya (Ngumbah Kujang) pertama kali dilakukan pada tahun 1990 di masa kepemimpinan Wali Kota Bogor Suratman sebagai rasa cinta warga Bogor dalam merawat dan menjaga kebersihan Tugu Kujang yang menjadi ikon Kota Bogor. [bon]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00