Kang Dedi
Kang Emil

Golkar Pastikan Status Novanto Tidak Ganggu Mesin Partai

Politik  SELASA, 18 JULI 2017 , 00:59:00 WIB

Golkar Pastikan Status Novanto Tidak Ganggu Mesin Partai

net

RMOLJabar. Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid mengakui bahwa penetapan Ketua Umum Setya Novanto sebagai tersangka berpengaruh secara psikologis. Namun, penetapan tersebut tidak menganggu jalannya roda organisasi.

Menurutnya, Golkar tetap siap menghadapi kompetisi politik dalam Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 mendatang. Nurdin juga meminta agar penetapan tersangka terhadap Novanto tidak dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan.

"Yang pasti kita solid sesuai sistem dan fungsi partai. Oleh karena itu kader harap tenang dan solid," ujarnya di sela pertemuan tertutup petinggi Golkar di kediaman pribadi Novanto, Jalan Wijaya, Jakarta (Senin, 17/7).

Nurdin mengatakan, DPP Golkar akan menggelar rapat pleno untuk memutuskan langkah selanjutnya. Terlebih mengenai langkah politik pasca penetapan Novanto sebagai tersangka korupsi e-KTP. Menurutnya, rapat pleno akan digelar sesegera mungkin dan dipimpin oleh Novanto sendiri.

"Kita sepakat menghargai azas praduga tak bersalah, Partai Golkar secara psikologis terpengaruh, secara fisik tidak. Konsolidasi mengadapi Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 jalan terus," demikian Nurdin.

Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menetapkan Novanto sebagai tersangka ke empat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP. Sebelumnya ada nama Andi Agustinus alias Andi Narogong dan bekas pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto yang kini berstatus terdakwa.

Novanto ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menguntungkan diri sendiri atau korporasi, menyalahgunakan kewenangan, dasilitas sehingga diduga merugikan negara. Atas perbuatan tersebut, dia disangkakan melanggar pasal 3 atau pasal 2 ayat 1 UU 31/1999 sebagaimana diubah dalam UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat 1 KUHP. [bon/rmol]

Komentar Pembaca
SBY-Prabowo Mengancam Petahana

SBY-Prabowo Mengancam Petahana

KAMIS, 27 JULI 2017 , 19:00:00

Pimpinan KPK Terbukti Lalai

Pimpinan KPK Terbukti Lalai

KAMIS, 27 JULI 2017 , 15:00:00

Ada Niat Buruk Di Pansus KPK

Ada Niat Buruk Di Pansus KPK

RABU, 26 JULI 2017 , 23:00:00