Kang Dedi
Kang Emil

Campakan PDIP, Selangkah Lagi PAN Gabung KCM

Politik  SABTU, 12 AGUSTUS 2017 , 17:17:00 WIB | LAPORAN: SUDIRMAN WAMAD

Campakan PDIP, Selangkah Lagi PAN Gabung KCM

Net

RMOLJabar. Koalisi Cirebon Maju (KCM) yang sepakat mengusung petahana, Nasrudin Azis untuk maju pada Pilwlakot Cirebon mendatang bakal mendapatkan kekuatan dukungan dari PAN.

PAN berpeluang besar untuk bergabung dengan KCM. Dimana dalam koalisi itu terdapat empat partai besar, yakni Demokrat, PKS, PKB, dan Gerindra. Bahkan, PAN terbilang intens berkomunikasi dengan KCM. Hal itu diakui Ketua DPD PAN Kota Cirebon, Dani Mardani saat dihubungi wartawan RMOLJabar, Sabtu (12/8).

"Betul mas, masih ada kemungkinan PAN bergabumg dengan KCM. Kita sudah membangun komunikasi tertutup dengan petahana," kata Dani.

Peluang PAN terbuka lebar untuk bisa maju di Pilwalkot nanti. Terlebih lagi, sambung Dani, KCM baru menentukan bakal calon wali kota yang akan diusungnya. Dengan begitu, kursi calon wakil wali kota masih bisa direbut oleh PAN. Kendati saat ini, persaingan untuk mendampingi petahana terlalu berat. Karena, di dalam KCM terdapat Partai Gerindra dan PKS yang juga ngotot agar figur yang ada dilibatkan.

"PAN masih bisa berpeluang untuk mengusulkan bakal calon wakil wali kota. Namun, tentunya dengan segala catatan, yang pertama popularitas dan elektabilitas figur yang disodorkan PAN ini cukup mumpuni," ucapnya.

Ketua DPD yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Cirebon itu mengatakan, saat ini partainya sedang menggenjot program sosialisaai agar popularitas para bakal calon dari PAN meningkat signifikan. Dani menargetkan, bakal calon dari PAN harus bisa masuk ke dalam lima besar dari hasil survey.

"Kita harus memiliki 15 persen untuk tembus di lima besar," katanya.

Sementara saat disinggung mengenai komunikasi politik antara PAN dengan PDI Perjuangan yang juga digadang-gadangkan bakal berkoalisi, Dani mengatakan, hingga saat ini partainya masih menjalin komunikasi dengan partai berlambang moncong putih itu. Segala kemungkinan, sambungnya, bisa terjadi dalam politik.
 
"Saya katakan ini masih kemungkinan. Sepanjang kesepakatannya menguntungkan kedua belah pihak,  kita masih berproses komunikasi. Saya mau konsultasi ke DPW dan DPP. Tentu tidak dalam waktu yang lama mas, sekaligus nunggu arahan," katanya. [bon]


Komentar Pembaca
Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 15:00:00

Kawasan Industri Malaysia Dikuasai China

Kawasan Industri Malaysia Dikuasai China

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 13:00:00

Panglima TNI Hadiri Jalan Sehat Empat Pilar

Panglima TNI Hadiri Jalan Sehat Empat Pilar

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 , 15:45:00

Panglima TNI Hadiri Parade 50 Tahun ASEAN

Panglima TNI Hadiri Parade 50 Tahun ASEAN

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 , 16:31:00

Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila