Kang Dedi
Kang Emil

Golkar dan PDIP Koalisi, Pengamat: Ini jawaban Untuk Manuver Politik Ridwan Kami

Politik  SENIN, 14 AGUSTUS 2017 , 18:49:00 WIB | LAPORAN: YUDHA SATRIA

Golkar dan PDIP Koalisi, Pengamat: Ini jawaban Untuk Manuver Politik Ridwan Kami
RMOLJabar. Kerjasama yang akan dibangun oleh dua partai besar yakni, PDI Perjuangan dan Golkar di Pilkada serentak Jawa Barat, memanaskan kontestasi politik yang akan berlangsung tahun 2018 nanti.

Menurut Eksekutif Direktur Lingkar Kajian Komunikasi dan Politik Adiyana Slamet mengatakan, dinamika Pilgub Jabar semakin ramai, manuver-manuver komuniksi politik yang tadinya dilkukan bakal calon gubernur sekarang sudah naik pada level partai politik, yaitu manuver yang dilakukan partai terbesar, yakni PDI Perjuangan dan Partai Golkar.

"Ini masing-masing partai melakukan komunikasi politik, bahasanya itu cek pangsa pasar dalam istilah komunikasi politiknya," ungkap Adiyana kepada RMOLJabar. Senin (14/8).

Adiyana menerangkan, komunikasi politik yang dibangun oleh kedua partai ini ada indikasi untuk menjawab manuver-manuver yang dilakukan Ridwan Kamil.

"Yang sangat dirugikan kalo memang komunikasi politik kedua partai tersebut menemui titik temu adalah ridwan kamil, mungkin ini jawaban manuver komunikasi politik zig zag yang dilkukan Ridwan kamil akhir-akhir ini," terangnya.

Karena kata dia, sebelumnya komunikasi politik yang dilakukan Ridwan Kamil ini jauh-jauh hari ke PDI Perjuangan tiba-tiba ke Nasdem, dan kemarin-kemarin komunikasi politik Ridwan Kamil itu zig-zag.

"Yaitu mencoba untuk memecah konstalasi ditingkat internal Partai Golkar yang notabene kemarin coba memunculkan tokoh muda pantura lalu akhirnya AMPG menyambut itu dan imbasnya deklarasi misalkan golkar kota cirebon untuk tidak mendukung Dedi mulyadi," tandasnya.

Sementara itu kata dia, konteks komunikasi politik dua partai besar ini melakukan kerjasama strategis tidak hanya berbicara pilgub jabar tapi juga membentuk tim 5 untuk melakukan Koalisi di 16 kabupaten kota dalam pilkada serentak juni 2018 mendatang. [nif]

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Pengungsi Gunung Agung Meningkat

Pengungsi Gunung Agung Meningkat

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00