Kang Dedi
Kang Emil

Serapan Anggaran Pemkab Purwakarta Capai 90 Persen

Webtorial  SENIN, 14 AGUSTUS 2017 , 23:13:00 WIB | LAPORAN:

Serapan Anggaran Pemkab Purwakarta Capai 90 Persen
Serapan anggaran Pemkab Purwakarta yang terangkum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), setiap tahunnya mencapai 90 persen.

Penyerapan anggaran yang terbilang tinggi itu, digunakan untuk belanja pembangunan dan membuat program yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Seperti pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya. Serta program untuk kepentingan masyarakat baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

"Makanya banyak di Purwakarta program masyarakat yang gratis," kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Senin (14/8).

Bupati Purwakarta dua periode itu mengungkapkan, pengendapan anggaran di daerah dinilai telah mengingkari makna penggunaan anggaran untuk masyarakat yang diambil dari biaya retribusi atau pajak yang ditarik dari masyarakat.

"Lah, kalau pajak dan retribusi ditarik tapi anggarannya tidak digunakan atau tidak dipakai untuk belanja pembangunan dan program, kan jadi mengingkari makna pendapatan dan belanja daerah," tuturnya.

Di sisi lain, ia setuju dan mengapresiasi pernyataan Presiden Joko Widodo yang akan memberi sanksi terhadap daerah yang kurang menyerap anggaran. "Saya apresiasi apa yang disampaikan Pak Presiden. Soalnya Purwakarta bukan kelebihan, tapi kekurangan anggaran," kata Kang Dedi.

Sebelumnya diketahui, Presiden Joko Widodo menyiapkan sanksi tegas bagi kepala daerah yang tidak mampu mengelola anggaran sehingga penyerapannya masih rendah. Penegasan itu disampaikan presiden seusai menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di SMPN 7 Jember, Jawa Timur, akhir pekan lalu.

Menurut Jokowi, setelah dilakukan pengecekan di seluruh rekening, baik di rekening bank pembangunan daerah maupun bank lainnya, dana pemerintah daerah yang belum digunakan mencapai Rp 220 triliun.Adv/RMOLJabar




Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00