Kang Dedi
Kang Emil

Gugun, Hari Kemerdekaan Pemuda Harus Siap Membawa Perubahan

Politik  KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 20:45:00 WIB | LAPORAN: ABDUL MU'IT

Gugun, Hari Kemerdekaan Pemuda Harus Siap Membawa Perubahan
RMOLJabar. Momentum hari kemerdekaan Indonesia, yang jatuh pada 17 Agustus 2017 menjadi hari yang bersejarah. Dalam momen ini, Pendiri/Eksekutif Direktur Institute of Democracy and Education (IDE) Gugun Gumilar menyampaikan beberapa harapan untuk generasi bangsa.

Dikonfirmasi RMOLJabar, tokoh muda Purwakarta ini mengatakan, saatnya pemuda menempatkan diri sebagai agen sekaligus pemimpin perubahan. Menurutnya, pemuda harus meletakkan cita-cita dan masa depan bangsa pada cita cita perjuangannya.

"Generasi muda yang relatif bersih dari berbagai kepentingan harus menjadi asset yang potensial dan mahal untuk kejayaan dimasa depan. Saatnya pemuda memimpin perubahan. Pemuda atau generasi muda yang tergabung dalam berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda memiliki prasyarat awal untuk memimpin perubahan. Mereka memahami dengan baik kondisi daerahnya dari berbagai sudut pandang," ungkap pria kelahiran Purwakarta.

Lebih tegas dia mengatakan, pemuda harus bersatu dalam kepentingan yang sama (common interest) untuk suatu kemajuan dan perubahan. Tidak ada yang bisa menghalangi perubahan yang diusung oleh kekuatan generasi muda atau pemuda, sepanjang moral dan semangat juang tidak luntur.

"Namun bersatunya pemuda dalam satu perjuangan bukanlah persoalan mudah. Dibutuhkan syarat minimal agar pemuda dapat berkumpul dalam satu kepentingan. Pertama, syarat dasar moral perjuangan harus terpenuhi, yakni terbebas dari kepentingan pribadi dan perilaku moral kepentingan suatu kelompok. Kedua, kesamaan agenda perjuangan secara umum Ketiga, terlepasnya unsur-unsur primordialisme dalam perjuangan bersama, sesuatu yang sensitive dalam kebersamaan," paparnya.

Yang lebih penting, tambahnya, mengembalikan semangat nasionalisme dan patriotisme dikalangan generasi muda atau pemuda akan mengangkat moral perjuangan pemuda atau generasi muda.

"Nasionalisme adalah kunci integritas suatu negara atau bangsa. Menguatkan semangat nasionalisme tanpa harus meninggalkan jatidiri daerah. Semangat kebangsaan diperlukan sebagai identitas dan kebanggaan, sementara jatidiri daerah akan menguatkan komitmen untuk membangun dan mengembangkan daerah," pungkasnya. [gus]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00