Kang Dedi
Kang Emil

Lawan Radikalisme, Garda NKRI Deklarasi di Sulut

Peristiwa  JUM'AT, 01 SEPTEMBER 2017 , 02:04:00 WIB

Lawan Radikalisme, Garda NKRI Deklarasi di Sulut
RMOLJabar. Deklarasi Garda NKRI di di Hotel Quality, Manado, Sulawesi Utara berlangsung sukses. Pertimbangan mengapa Sulut menjadi daerah pertama deklarasi lantaran kondisi masyarakat dan kemajemukan di daerah ini menjadi hal terpenting.

"Lahirnya Garda NKRI ini merupakan hasil kesepakatan bersama para Mahasiswa dan pemuda Indonesia yang hadir di acara Jambore Nasional Mahasiswa di Cipayung, Bogor akhir bulan lalu,  kesepakatan bersama yakni menolak segala bentuk pemahaman radikalisme yang dinilai dapat merusak kebhinekaan dan Pancasila sehingga mendorong lahirnya Garda NKRI ini" kata dia dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Kamis (31/8).

Sulawesi Utara merupakan daerah yang paling tepat dilaksanakannya deklarasi awal Garda  NKRI Karena kemajemukan warganya serta sikap toleransi tinggi yang patut dicontohi daerah lain di Indonesia.

Korwil Garda NKRI Sulawesi Utara, Fino Mongkau mengapresiasi atas kerja keras pemerintah untuk menangani kelompok radikal dan anti Pancasila yang masuk ke Indonesia.

"Kita sebagai pemuda harus bisa menjadi duta di kampus dan wilayah masing-masing untuk menolak paham radikalisme. Tidak ada satupun tempat yang layak pada ideologi yang menolak Pancasila," tegasnya.

Dewan Pakar Garda NKRI Sulut, Herson Mayulu dalam sambutannya mengatakan, sikap toleransi di Sulut tidak perlu diragukan lagi.

"Semangat menghormati perbedaan, bahu membahu serta saling melindungi satu sama lain tanpa pandang latar belakang membuat persatuan dan kesatuan didaerah Sulut patut menjadi contoh dan dicontohi,".

"Pengalaman telah memberikan pelajaran yang cukup penting apa yang terjadi di negeri ini,  upaya mengoyak-ngoyakkan persatuan dan kesatuan warga Sulut tidak mempan, karena semboyan yang cukup kuat yakni Torang Samua Ciptaan Tuhan, memberikan energi tersendiri bagi kehidupan sosial warga Sulawesi Utara" tandas Bupati Bolaang Mongondow Selatan ini.

Rois Am Nahdlatul Ulama Bolsel ini menambahkan, penghargaan serta kemajemukan di Sulut harus tetap dirawat dan dijaga bersama demi Indonesia yang lebih baik, semua sikap toleransi dalam bentuk apapun ada di Sulut.

"Tidak ada tempat di Sulut bagi orang-orang yang mencoba merusak kehidupan berbangsa dan bernegara terutama bagi yang mau mencoba coba merusak 4 Pilar kebangsaan yang kita miliki bersama," tegas Ketua Dewan Masjid Sulut ini.

Gubernur Sulut, melalui Kaban kesbangpol, Evans Steven Liow pada sambutannya menuturkan, semangat membela serta menjaga kedaulatan NKRI wajib bagi seluruh anak bangsa.

Karenanya, dia berharap Garda NKRI harus menjadi barisan terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI dari berbagai rongrongan dari pihak mana pun.

"Kita semua harus saling menjaga setiap jengkal tanah yang menjadi kedaulatan Indonesia,  Saya berharap Garda NKRI mampu menjadi pelopor paling terdepan terhadap pihak-pihak yang mau merusak Pancasila dan kebhinekaan kita akhir akhir ini"  kata Liow.

Liow menjelaskan, pemerintah provinsi Sulut sangat mendukung deklarasi Garda NKRI apalagi sebagian besar di isi oleh para mahasiswa dari berbagai universitas di Sulut.

Menurutnya,  mahasiswa hari ini diperhadapkan dengan berbagai macam tantangan dan pemikiran baru yang sesungguhnya dapat merusak mindset mahasiswa itu sendiri seperti yang dilakukan  oleh kelompok-kelompok yang mau merubah Pancasila kita hari ini dengan pola brain Wash (cuci otak) dikalangan Mahasiswa.

"Saya berharap Garda NKRI mampu menjadi agen perubahan yang sangat protektif guna mengantisipasi gerakan gerakan radikalisme yang sesungguhnya bisa merusak kehidupan berbangsa dan bernegara," tutup Liow. [gun]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00