Kang Dedi
Kang Emil

Putra Pantura Ini Diwacanakan Maju Dari Golkar Dampingi RK Di Pilgub Jabar

Politik  SABTU, 09 SEPTEMBER 2017 , 03:04:00 WIB

Putra Pantura Ini Diwacanakan Maju Dari Golkar Dampingi RK Di Pilgub Jabar
RMOLJabar. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham mengatakan partainya belum memastikan akan mengusung, Dedi Mulyadi sebagai Calon Gubernur Jawa Barat yang akan bertarung dalam Pilkada 2018 mendatang.

Menurutnya Golkar masih melakukan komunikasi politik lintas partai di Jawa Barat.

"Kita tetap melakukan komunikasi. Yang paling penting lagi bagi kami tetap memonitor perkembangan bagaimana keinginan dan aspirasi rakyat terkait elektabilitas calon yang ada," kata Idrus kepada wartawan, Jumat (8/9).

Idrus mengungkapkan pekan depan akan ada sebuah lembaga survei yang mencoba melakukan jajak pendapat secara komprehensif, untuk mengecek kembali elektabilitas calon di Pilkada Jawa Barat. Pasalnya kata Idrus, beberapa minggu terakhir, ada survei yang menunjukkan perubahan posisi elektabilitas dari calon yang ada.

"Kalau enggak salah, RK (Ridwan Kamil) tetap nomor satu tapi turun (elektabilitasnya), kemudian Dedi Mulyadi menjadi nomor dua dan Dedy Mizwar nomor tiga," kata Idrus.

Atas dasar itu menurut Idrus belum tentu Dedi Mulyadi yang kader Golkar akan disandingkan dengan, Ridwan Kamil dalam Pilkada Jawa Barat.

Idrus mengakui saat ini di internal Golkar juga telah muncul nama nama kader lain yang didorong untuk maju dalam Pilkada Jawa Barat. Sepanjang belum final dan belum ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen maka seluruh kader partai Golkar bebas mewacanakan, untuk menyampaikan aspirasi dalam bentuk berpendapat.

"Seperti misalkan saudara Nusron Wahid yang mewacanakan RK dengan Daniel Muttaqien. Tapi tentu juga ada juga wacana-wacana lain, itu sah-sah saja  tetapi itu bukan keputusan," ujarnya.

Daniel Muttaqien sendiri saat ini menjabat anggota Komisi V DPR RI. Politisi muda partai Golkar ini berasal dari daerah pemilihan Pantai Utara Jawa Barat.  

Idrus menegaskan hingga hari ini partainya belum mengeluarkan rekomendasi pada siapa pun untuk menjadi calon Gubernur Jawa Barat. Sehingga kabar yang beredar saat ini mengenai kandidat hanya klaim sepihak.

"Saya secara konsisten menyampaikan September. September ada 30 hari, dan sekarang ini tanggal 8, berarti kita tunggu dan dalam jangka waktu itu. Kita tunggu hasil lembaga survei," demikian Idrus.[gun]

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 15:00:00

Kawasan Industri Malaysia Dikuasai China

Kawasan Industri Malaysia Dikuasai China

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 13:00:00

Panglima TNI Hadiri Jalan Sehat Empat Pilar

Panglima TNI Hadiri Jalan Sehat Empat Pilar

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 , 15:45:00

Panglima TNI Hadiri Parade 50 Tahun ASEAN

Panglima TNI Hadiri Parade 50 Tahun ASEAN

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 , 16:31:00

Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila