Kang Dedi
Kang Emil

Kisruh Wisma Latimojong, Mahasiswa Sulsel Tempati Hunian Sementara

Peristiwa  RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 12:30:00 WIB | LAPORAN: IVAN NURDIN

Kisruh Wisma Latimojong, Mahasiswa Sulsel Tempati Hunian Sementara
RMOLJabar. Meski sempat memanas, kisruh Wisma Latimojong yang menjadi asrama mahasiswa asal Sulawesi Selatan di Bogor akhirnya mencair dan menemukan titik terang. Hal tersebut seiring adanya kesepakatan pemindahan para mahasiswa ke hunian sementara.

Melalui berbagai mekanisme dan kesepakatan kedua belah pihak, yakni Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan Pemerintah Kota Bogor, membuahkan hasil positif dan mahasiswa Latimojong akan dipindahkan ke hunian sementara di Kampung Curug Bogor dalam waktu dekat.

Berdasarkan surat himbauan yang ditandatangani langsung oleh Sekretaris Daerah Pemprov Sulawesi Selatan, tanggal 7 September 2017, yang ditujukan kepada Ketua Pengurus dan Penghuni Asrama/mess Latimojong di Bogor, berisikan:

Pertama, bahwa Pemprov Sulawesi Selatan telah menghimbau kepada Ketua Pengurus dan para penghuni Mess Mahasiswa Latimojong untuk segera mengosongkan dan meninggalkan Mess Latimojong, untuk kemudian dapat segera menempati rumah hunian sementara yang sudah disiapkan oleh pihak Pemprov Sulawesi Selatan yang beralamat di Kp. Curug RT. 002/001 Kel. Curug Kec. Bogor Barat Kota Bogor.

Kedua, bahwa Pemkot Bogor juga telah aktif berupaya mengakomodir kebutuhan mahasiswa Sulsel, salah satunya adalah dengan mempersiapkan lahan pinjam pakai seluas 820 m2 untuk dibangun asrama mahasiswa Sulawesi Selatan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebon Kalapa, kota Bogor.

Ketiga, bahwa proses pengosongan mess Latimojong adalah memang harus dilaksanakan, sebagai tahap penyempurnaan dari pembacaan eksekusi yang telah dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Bogor di Mess Latimojong terdahulu pada hari Kamis Tanggal 27 April 2017, Sesuai Penetapan PN Bogor Nomor : 17/ Pdt/ eks/ 2016/ PN.Bgr jo. No.61/ Pdt.G/ 2012/ PN. Bogor, tanggal 30 Desember 2016.

Maka demikian, tanah dan bangunan rumah di atasnya seluas ± 986 m2 yang terletak di Jalan Dr. Sumeru No.27, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, berdasarkan Sertifikat Hak milik (SHM) No.619/ Panaragan tersebut adalah memang secara sah dimiliki oleh Yayasan Al Gazhali. [gus]
 

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00