Kang Dedi
Kang Emil

Minyak Jelantah untuk Energi Terbarukan

Ragam  RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 17:31:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Minyak Jelantah untuk Energi Terbarukan
RMOLJabar. Asosiasi Pengumpul Minyak Jelantah Indonesia (Apjeti) DPD Purwakarta menghimbau agar minyak jelantah atau minyak bekas pakai tidak dibuang atau dijual ke sembarang orang.

Selama ini, banyak pihak kebingungan kemana membuang minyak bekas pakai. Lantas akhirnya terdapat dua opsi. Membuang minyak jelantah dan menjual minyak bekas penggorengan itu. Keduanya memiliki resiko.

"Membuang minyak jelantah ke alam jadi pencemaran lingkungan. Ke tanah misalnya, kimianya tidak terurai. Menjual ke sembarang orang, minyak jelantah disalah gunakan dengan didaur ulang kembali padahal itu tindak pidana. Makanya kami minta agar tidak dibuang atau dijual ke sembarang orang," ujar Tatang di temui di kawasan Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta, Rabu (13/9).

Menurutnya, selama ini, banyak penjual gorengan menjual minyak bekas itu ke orang tak dikenal dengan dalih untuk membuat bio diesel. Harganya pun cukup fantastis.

"Saya sering advokasi, penjual gorengan misalnya. Saya tanya minyak jelantahnya dikemanakan, ada yang dijual, apa ada jaminan pembeli minyak jelantahnya tidak disalahgunakan untuk didaur ulang kemudian dijual lagi," ujar Tatang.

Ia menyebut, tahun lalu, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPM) menyita jerigen berisi minyak jelantah di Kabupaten Sumedang untuk kemudian dijual kembali.

"Faktanya demikian, di Sumedang pernah terungkap penyalahgunaan minyak jelantah. Padahal minyak jelantah hanya bisa digunakan untuk satu hingga dua kali penggorengan," katanya.

Pihaknya di Apjeti Purwakarta siap menampung minyak jelantah untuk kemudian didaur ulang jadi energi terbarukan.

"Kami tampung minyak jelantah untuk didaur ulang tapi bukan untuk jadi penggorengan lagi, tapi untuk didaur ulang jadi energi terbarukan," tandasnya. [nif]


Komentar Pembaca
Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Pengungsi Gunung Agung Meningkat

Pengungsi Gunung Agung Meningkat

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00