Kang Dedi
Kang Emil

Empat Balonbup PDIP Berharap DPP Jaga Tradisi

Politik  RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 18:15:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Empat Balonbup PDIP Berharap DPP Jaga Tradisi
RMOLJabar. Empat bakal calon Bupati Bandung Barat dari PDI Perjuangan yakni Aa Umbara, Pamriadi, Yayat T Soemitra dan Udis Supriatna menyatakan sikap untuk mendorong Dewan Pimpinan Pusat (DPP) tetap menjaga tradisi memberikan rekomendasi pada kader partai.

Pernyataan Ini muncul usai adanya dukungan sayap partai Banteng Muda Indonesia (BMI) KBB dipimpin Fajar Taufik yang menyatakan dukungan kepada Pasangan Calon PDI Perjuangan Elin Suharliah -Maman S Sunjaya di Pilkada Bandung Barat 2018.

Elin yang merupakan istri bupati Bandung Barat merangkap Ketua DPC PDI Perjuangan KBB Abubakar dan Maman S Sunjaya menjabat Sekretaris Daerah diklaim bukan kader partai berlambang banteng moncong putih.

"Pada prinsipnya kami ingin menunjukan sebagai kader yang telah membesarkan PDIP di Bandung Barat tetap solid meski kini menjadi rival sebagai bakal calon,"ujar Aa Umbara yang juga ketua DPRD Bandung Barat, di Padalarang, Rabu (13/9).

Meski berkilah berkumpulnya empat balonbup ini sebagai bentuk kegerahan mereka pada bentuk dukungan itu. Aa menilai langkah itu salah lantaran membuat gaduh saat tensi persaingan PDIP meninggi.

"Pada akhirnya membuat gaduh, makanya kami berkumpul untuk meyakinkan bahwa kami tetap solid dan siap memenangkan PDIP bukan hanya pilbup,tapi dalam pileg dan pilpres,"tegasnya.

Aa juga mengingatkan, Ketua BMI KBB Fajar Taufik untuk tak sesumbar soal bakal calon yang didukungnya. Yang dimaksud sesumbar ini lantaran Fajar menegaskan bahwa Maman S Sunjaya kader partai, padahal sepengetahuannya Maman orang Golkar.

"Ya jangan asal bicara, soal dukungan tak masalah,"tegasnya.

Ditempat sama, Yayat T Soemitra yang kini menjabat wakil Bupati mengatakan bahwa mekanisme partai dalam penjaringan balonbup sedang berproses. Sejumlah tahapan sudah dijalani semua balonbup.

"Mulai fit propertes, wawancara dan lain lain, kami sebagai kader akan fatsun pada keputusan partai," tandasnya. [nif]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00