Kang Dedi
Kang Emil

Demokrat Ogah Komentari Manuver Fadli Zon

Politik  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 02:02:00 WIB

Demokrat Ogah Komentari Manuver Fadli Zon

Syarief Hasan/net

RMOLJabar. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan enggan menanggapi lebih jauh soal sikap Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang mengirimkan surat permohonan penundaan penyidikan kasus Ketua DPR RI Setya Novanto ke KPK sebagai obstruction of justice.

Menurut Syarief komisi anti rasuah itu harus tetap menjalankan agenda pemberantasan korupsi tanpa harus berlaku tebang pilih. Termasuk pada Anggota DPR atau Ketua DPR RI sekalipun.

"KPK harus menjalankan tugasnya sesuai dengan Undang-Undang dan tidak boleh ada tebang pilih," tegasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9).

Anggota Komisi I DPR RI itu mengatakan, jika ada masyarakat merasa Fadli Zon yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu telah melanggar kode etik Anggota DPR, maka mereka bisa melaporkannya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

"Kalau ada kode etik tentu kalau ada keberatan bisa diajukan ke MKD. Intinya adalah aturannya setiap warga negara harus mematuhi setiap proses hukum dan undang-undang yang berlaku," tekan Syarief.

Sejauh ini, kata Syarief, Partai Demokrat masih belum mau melaporkan Fadli Zon ke mahkamah etik anggota dewan.

"Kita pelajari dulu, lihat isi suratnya, itu adalah komitmen Partai Demokrat dalam mendukung keberadaan KPK. KPK ini harus diperkuat, bahwa ada chek and balances yang dilakukan terhadap kinerja KPK," demikian Syarief.[jar/rmol.co]

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Pengungsi Gunung Agung Meningkat

Pengungsi Gunung Agung Meningkat

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00