Kang Dedi
Kang Emil

Ketua Komisi III: Pimpinan KPK Harus Tegas Benahi Organisasi

Politik  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 02:47:00 WIB

Ketua Komisi III: Pimpinan KPK Harus Tegas Benahi Organisasi

Bambang Soesatyo/net

RMOLJabar. Ketua Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, menganggap, kondisi KPK saat ini sudah karut marut akibat perilaku tidak taat asas sejumlah oknum. Untuk membenahi itu, dia mengusulkan agar pimpinan KPK bisa besikap lebih tegas kepada bawahannya.

"Pimpinan organisasi seharusnya menggunakan power atau kuasa kewenangan yang diberikan Undang-Undang kepadanya untuk membenahi organisasi itu. Di KPK, ada indikasi bahwa pimpinan tidak menggunakan kuasa kewenangan mereka untuk mendorong bawahan taat asas," ucapnya, (Rabu, 13/9).

Bambang menyebut, perilaku tidak taat asas dari sejumlah oknum KPK tidak boleh dibiarkan oleh pimpinan. Sebab, perilaku itu bisa mendorong terjadinya proses pembusukan di dalam organisasi KPK.

Dalam hasil penyelidikan Pansus Hak Angket, lanjutnya, telah terungkap fakta adanya subordinasi dan tidak taat asas dari oknum KPK. Hal itu bahkan diakui Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman. "Proses pembusukan di tubuh KPK menjadi akut karena pelanggaran mekanisme kerja dan pelanggaran etika yang dilakukan mendapat toleransi," imbuhnya.

Dalam temuan Pansus Hak Angket KPK, tambahnya, indikasi bahwa pengingkaran terhadap azas organisasi di KPK sudah berlangsung sejak kepemimpinan terdahulu lembaga antirasuah itu. Karut marut itu terlihat pada kelemahan pendokumentasian barang-barang sitaan KPK.  

Bambang kemudian memastikan bahwa Pansus Hak Angket ingin mengurai disfungsionalitas tatanan organisasi KPK akibat pembusukan dari dalam. Tujuannya, agar target perang melawan korupsi bisa dicapai secara efektif.

"Agar perang itu bisa dimenangkan, semua unsur atau satuan kerja di KPK harus taat asas demi terjaganya soliditas struktur organisasi, sekaligus sebagai jaminan bagi proses tercapainya target pemberantasan korupsi. Taat azas adalah urat nadi sebuah organisasi KPK. Taat azas mengharuskan semua jajaran, termasuk pimpinan satuan kerja, punya kesadaran akan pentingnya batasan wewenang dan tanggung jawab," tandasnya. [jar/rmol.co]

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Pengungsi Gunung Agung Meningkat

Pengungsi Gunung Agung Meningkat

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00