Kang Dedi
Kang Emil

Idwan Ungkap Alasan Pemerintah Tutup Perlintasan Kereta Api di Bandung

Pemerintahan  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 03:32:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

Idwan Ungkap Alasan Pemerintah Tutup Perlintasan Kereta Api di Bandung

Idwan Santoso

RMOLJabar. Pengamat Transportasi Institut Teknologi Bandung (ITB), Idwan Santoso menilai langkah pemerintah menutup perlintasan kereta api di Cimindi dan Kiaracondong sudah baik.

Hal itu didasari dari peraturan yang harus ditegakkan. Terlebih agar fasilitas flyover yang ada bisa dimanfaatkan lebih.

"Sebenarnya kalau dari UU perkeretaapian tertulisnya dalam perlintasan dan jalan itu tidak boleh ada perlintasan sebidang, karena persoalannya adalah persoalan keselamatan. Tetapi kan kenyataannya masih banyak perlintasan sebidang dan itu beribu-ribu. Dalam penyelesainnya gak bisa sederhana," ujar Idwan saat dihubungi RMOLJabar, Rabu (13/9).

Dia memgatakan, mengingat kenyataan masih banyak perlintasan yang sebidang, maka pembangunan sarana penunjang dianggap penting untuk segera direalisasikan.

"Jadi yang mungkin dilakukan adalah bagaimana jalan itu menjadi underpass atau overpass/flyover," katanya.

Namun, lanjutnya, bila perlintasan Cimindi dan Kiaracondong ditutup dan lajur dialihkan sepenuhnya ke flyover maka harus disesuaikan dengan realita lapangan, yakni dengan melakukan peninjauan pada pengguna jalanan yang melewati perlintasan.

"Memang kemudian ada overpass atau flyover tapi kelebihan (pengguna) itu kan masalah, begitu juga underpass jika kelebihan masalah. Jadi perlintasan itu perlu ditangani secara khusus perlu perencanaan yang cermat gak bisa sembarangan," tuturnya.

Meskipun seperti itu, ia apresiasi langkah pemerintah daerah. Dengan catatan kebijakan tersebut tidak mencabut potensi masyarakat dalam memenuhi hajat hidupnya.

"Undang-undang itu harus dipenuhi kan. Jadi kalau disini pemerintah daerah pun ternyata bisa melakukan, itu tidak bisa sembarangan, karena kalau memflot potensi nanti ada masalah baru," pungkasnya. [jar]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00