Kang Dedi
Kang Emil

Penggunaan IT dalam Pengawasan Jangkau Industri di Daerah Terpencil

Pemerintahan  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 09:31:00 WIB | LAPORAN: SONY FITRAH P

Penggunaan IT dalam Pengawasan Jangkau Industri di Daerah Terpencil

Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri/Net

RMOLJabar. Pengawasan Ketenagakerjaan sekarang tidak bisa dikerjakan secara konvensional dengan metode yang standar, tapi harus memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.

Hal itu diungkapkan Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri usai membuka acara Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Ketenagakerjaan Tahun 2017 di Hotel Asrilla Kota Bandung, Rabu (13/9).

"Kita harus manfaatkan perkembangan teknologi sehingga terobosan dan inovasinya bisa berjalan," katanya.

Hanif menjelaskan Penggunaan metode pengawasan berbasis manusia tidak cocok karena luasnya wilayah Republik Indonesia. Karena akan memerlukan banyak tenaga pengawas dan tentunya akan berkonsekuensi pada membengkaknya anggaran negara yang harus disiapkan.

"Kalau pengawasan Ketenagakerjaan terlalu bertumpu pada kekuatan orang saja, berapa banyak orang atau pengawas yang kita butuhkan untuk bisa masuk sampai ke tempat-tempat yang terpencil atau industri di daerah terpencil," ujarnya.

Menurutnya sistem IT yang sedang dibangunnya akan sangat membantu kinerja para pengawas yang ada sekarang. Menteri Hanif menambahkan meskipun pembangunan sistem IT yang dia lakukan belum selesai 100 persen namun penerapannya sudah dilakukan.

"Sistemnya terus kita develop sambil kita tetap berjalan terus.  Kita juga terus sosialisasikan agar semakin banyak perusahaan yang terlibat di sana sehingga kedepannya kita lebih mudah mengawasi dinamika Ketenagakerjaan di tiap perusahaan," demikian Hanif. [bon]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00