Kang Dedi
Kang Emil

Warga Babakan Malu Sering Didatangi Akademisi terkait Program Gas Metan

Pemerintahan  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 11:41:00 WIB | LAPORAN: FARAN

Warga Babakan Malu Sering Didatangi Akademisi terkait Program Gas Metan

Program Gas Metan

RMOLJabar. Sejak bulan Agustus 2017 lalu, Pemkab Bandung mencoba memanfaatkan bekas lahan TPA Babakan, yang kini ditutup dari aktivitas pembuangan sampah akhir. Dengan memanfaatkan tumpukan sampah yang tertanam sejak tahun 1999, gas metan yang telah dilakukan fermentasi bisa menghasilkan energi terbarukan bagi warga disekitar lahan bekas TPA.

Pemkab Bandung menunjuk Dinas Lingkungan Hidup (Dinas LH), untuk melakukan penataan dan persiapan instalasi bagi saluran gas metan tersebut.

Ketua RW 05 kampung Babakan Desa Babakan, Kecamatan Ciparay, Mahron menjelaskan bahwa sejak ramai diberitakan perihal gas metan, banyak warga dari luar Ciparay berdatangan melihat proses gas metan tersebut digunakan bagi kehidupan warga.

"Padahal Kampung kami ini di Kaleubuhan Bulan itu banyak didatangi oleh orang dari luar, yang ingin melihat langsung pemanfaatan gas metan. Orang yang datang ini tak hanya masyarakat biasa saja, melainkan ada juga beberapa akademisi dari beberapa perguruan tinggi ternama di Kota Bandung yang tertarik untuk melakukan penelitian," jelasnya, Kamis (14/9).

Mahron menambahkan, bahwa para akademisi ini harus kembali dengan tangan hampa, karena memang instalasi gas metan yang terpasang ke rumah warga itu tidak berfungsi.

"Mau gimana lagi, tidak berfungsi. Sehingga mereka pulang dengan tangan hampa tanpa hasil apapun," jelasnya.

Meski sudah ada kompor yang diberikan pemda, pemanfaatan bagi gas metan belum bisa dirasakan maksimal.

"Untuk instalasi seperti pipa memang sudah ada, namun belum bisa digunakan untuk pemanfaatan gas metan untuk kompor gas," pungkasnya. [bon]

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Pengungsi Gunung Agung Meningkat

Pengungsi Gunung Agung Meningkat

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00