Kang Dedi
Kang Emil

Disdikbud Kab Tasik Pastikan Tidak Ada Pengkondisian BOP

Pemerintahan  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 14:45:00 WIB | LAPORAN: IRPAN WAHAB

Disdikbud Kab Tasik Pastikan Tidak Ada Pengkondisian BOP
RMOLJabar. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya Kundang Sodikin menegaskan tidak ada pengkondisian dalam penggunaan anggaran BOP Pendidikan Usia Dini (PAUD).

Menurutnya, Dinas menyerahkan sepenuhnya kepada lembaga PAUD untuk mempergunakan anggaran BOP sesuai dengan kebutuhan dan Petunjuk Pelaksaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juklis) yang sudah ada.

"Tidak ada itu pengkondisian saya tegaskan tidak ada. Justru kami menghargai otonomi lembaga untuk mempergunakan bantuan anggaran BOP kepada masing masing lembaga," katanya, Kamis(14/9).

Adapaun kegiatan gelar produk yang digelar oleh pengusaha beberapa waktu lalu, kata Kundang, hal tersebut merupakan inisiatif para pengusaha dalam membantu dunia pendidikan. Artinya kata dia, lembaga dibebaskan untuk memilih produk untuk keperluan mereka dengan melihat kualitas produk perusahaan.

"Itu inisiatif dari pengusaha, kita hanya memfasilitasi tempat saja karena memang digelarnya di gedung PGRI milik kita," ujarnya.

Terkait dugaan mark up jumlah siswa PAUD, menurutnya, hal itu merupakan sebuah pelanggaran berat. Adapun informasi dilapangan tentang jumlah siswa PAUD yang tercover BOP sebesar Rp600.000 per siswa di satu lembaga, menurutnya itu hanya sebuah pemerataan dan kebijakan dari Dinas.

"Jadi kalau misalkan di satu lembaga ada 30 siswa, yang mendapatkan bantuan hanya 28 siswa berarti dua siswa menjadi tanggungan lembaga. Ini memang kebijakan kita untuk pemerataan karena anggaran yang ada sebesar Rp 19,1 Milyar itu tidak sesuai dengan jumlah siswa PAUD, jadi lebih kepada pemerataan," cetusnya.
 
Pihaknya, kata Kundang sudah melakukan sosialisasi kepada lembaga tentang penggunaan BOP agar dipergunakan dengan baik. Jika dikemudian hari ada pengkondisian atau pun manipulasi data Kundang menyerahkan sepenuhnya ke ranah hokum.

"Kalau memang ada oknum dinas yang bermain, ya kami menyerahkan sepenuhnya kepada hukum yang berlaku," tandasnya. [nif]


Komentar Pembaca
Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

Panglima TNI Dinilai Tidak Tahu Prosedur

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

Info Panglima TNI Tidak Akurat, So What?

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Pengungsi Gunung Agung Meningkat

Pengungsi Gunung Agung Meningkat

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00