Kang Dedi
Kang Emil

Aher Buka Festival Keraton Nusantara XI di Cirebon

kang Aher  SABTU, 16 SEPTEMBER 2017 , 14:01:00 WIB | LAPORAN: HERMAWAN

Aher Buka Festival Keraton Nusantara XI di Cirebon

Festival Keraton Nusantara Ke-XI Tahun 2017

RMOLJabar. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan membuka acara Festival Keraton Nusantara Ke-XI Tahun 2017 di alun alun Cirebon, Sabtu (16/9).

Festival Keraton Nusantara (FKN) Ke-XI tersebut dihadiri oleh para raja dan ratu se Nusantara. Termasuk juga para raja raja di negara tetangga seperti halnya raja dari Malaysia, Singapura, Thailand dan lainnya. Hadir dalam acara tersebut Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon Arief Natadiningrat, Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari dan lainnya.

Dalam kesempatan Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi acara FKN Ke-XI ini terlebih hal tersebut bisa memperkuat Kebhinekaan Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

"Saat melihat wajah raja dan ratu nusantara, saya sangat gembira, inilah wajah yang menggambarkan kebhinekaan nusantara. Bangsa ini harus memperkokoh komitmentnya dan pelestarian budaya sebab saya memandang keraton nusantara adalah pewaris dan embrio lahirnya negara kesatuan Republik Indonesia," jelas Aher dalam pembukaan FKN Ke-XI di Cirebon, Sabtu (16/9).

Diungkapkannya, keberadaan raja dan ratu nusantara ini menggambarkan ke Bhinekaan, apalagi Indonesia pun terdiri dari ribuan pulau. Sehingga bahasa dan budaya nya pun sangat beranekaragam.

"Ini menggambarkan kebhinekaan kita semua, negeri kita hadir dengan kepulauan terbanyak di dunia, tidak ada yang miliki 17 ribu pulau di dunia, kecuali indonesia," katanya.

Dikatakannya, Indonesia yang memiliki 17 ribu pulau, tentunya memiliki berbagai keanekaragaman, baik bahasa budaya dan lainnya. Tentunya hal itu merupakan hal yang tidak mudah dilakukan oleh para pahlawan nasional dalam menghadirkan persatuan dan kesatuan senusantara.

"Oleh karena itu selain raja dan ratu sebagai embrio lahirnya negara ini, mari kita jadikan mereka sebagai simbol untuk menjaga keanekaragaman dan budaya nusantara," katanya.

Tidak hanya itu saja, lanjutnya, pihaknya pun berharap pemerintah kabupaten kota di Jawa Barat bisa menjaga komitement keanekaragaman budaya dan kebhinekaan.

"Kita berharap smua pihak, provinsi dan kab kota komitment menjaga anekabudaya dan kebhinekaan. Dalam konteks indonesia, kebhinekaan adalah keniscayaan, dengan ribuan bangsa dan bahasa kita tidak mempersoalkan perbedaan," katanya.

Sementara itu Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon Sultan Arief Natadiningrat mengatakan, FKN Ke-XI ini merupakan event bagaimana mengaktualisasikan diri dalam budaya selama ini, yaitu budaya terbuka, beragama dan bhineka yang menerima suku bangsa adat istiadat dan semua agama di RI ini.

"FKN 11 ini dalam rangka memajukan wisata di daerah dan di indonesia. Fkn yang selama ini dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan sesuai target pemerintah kunjungan wisatawan ke indonesia 20 juta wisatawan. Mudah mudahan tercapai di 2019 mendatang. FKN juga dalam rangka mengaktualisasikan nilai nilai pancasila," katanya.adv/RMOLJabar

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 15:00:00

Kawasan Industri Malaysia Dikuasai China

Kawasan Industri Malaysia Dikuasai China

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 13:00:00

Panglima TNI Hadiri Jalan Sehat Empat Pilar

Panglima TNI Hadiri Jalan Sehat Empat Pilar

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 , 15:45:00

Panglima TNI Hadiri Parade 50 Tahun ASEAN

Panglima TNI Hadiri Parade 50 Tahun ASEAN

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 , 16:31:00

Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila