Kang Dedi
Kang Emil

Soal Surat Bodong, Golkar Jabar: DPP harus Lakukan Pembenahan

kang Dedi  SELASA, 26 SEPTEMBER 2017 , 21:31:00 WIB | LAPORAN: YUDHA SATRIA

Soal Surat Bodong, Golkar Jabar: DPP harus Lakukan Pembenahan
RMOLJabar.  Ketua Dewan Pimpinan Partai (DPD) Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut, dampak dari beredarnya surat bodong mengenai keputusan DPP Partai Golkar merekomendasikan Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien menjadi Cagub dan Cawagub mengundang rekasi dan energi yang besar di kalangan DPD Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

"Kita ingin mengelola selurh energi ini menjadi positif, berbagai reaksi yang dilakukan oleh DPD Kabupaten/Kota di seluruh jawa barat, dampak dari beredarnya surat bodong itu melahirkan energi yang cukup besar," ungkap Dedi Mulyadi saat ditemui awak media di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang Kota Bandung, Selasa (26/9).

Bupati Purwakarta ini menjelaskan, energi yang besar ini dikelola dengan baik, sehingga tidak menabrak kemana-mana.

"Pada hari ini kami membuat kajian ilmiah tentang kondisi partai golkar Secara nasional dan jawa barat, kebetulan SIS baru selesai membuat survei tentang posisi partai di Indonesia dan hasilnya adalah partai golkar mengalami penurunan signifikan sekarang pada angka 10 persen bahkan cenderung terus menurun secara nasional, di jawa barat justru terbalik partai golkarnya mengalami peningkatan signifikan dari 10 ke 12 sekarang ke 18 persen ini kan sebuah paradoks politik yang terjadi di indonesia khususnya antara kondisi jawa barat dan nasional," jelasnya.

Kemudian kami sudah meminta kepada tim peneliti untuk membuat kesimpulan, dan kesimpulan itu sekarang menjadi rekomendasi dari Partai Golkar Provinsi Jawa barat agar DPP Partai Golkar melakukan pembenahan-pembenahan.

"Agar DPP Partai Golkar merubah kembali paradigma partai menjadi partai ideologis menjadi partai karya dan kekaryaan sehingga nafas partai antara elite partai dengan gesrut partai sama, bukan menjadi berbeda," tandasnya. [gus]
 


Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00