Kang Dedi
Kang Emil

Dewan Minta Polemik Senjata Impor Tidak Perlu Dibesarkan Lagi

Politik  SENIN, 02 OKTOBER 2017 , 23:15:00 WIB

Dewan Minta Polemik Senjata Impor Tidak Perlu Dibesarkan Lagi

net

RMOLJabar.  Permasalahan Impor senjata dari Bulgarian untuk keperluan Korps Brimob tidak perlu diperbesar lagi. Saat ini, Kepolisian telah menyerahkan senjata tersebut untuk diteliti oleh Badan Intelijen Strategis TNI.

Anggota Komisi I DPRI RI, Supiyadin menilai sangat tidak mungkin Korps Brimob meminta senjata yang sama tingkatannya dengan senjata militer, sebab menurut Supiyadin, senjata yang digunakan militer termasuk didalam senjata untuk membunuh musuh, sehingga tidak sembarangan digunakan oleh pihak lain, termasuk Polri. Polri sendiri, lanjutnya bertugas menjaga ketertiban masyarakat dan tidak memerlukan senjata mematikan seperti milik TNI.

"Jadi untuk itu memang diatur bahwa senjata militer itu standarnya semi atau full automatic yang sekali tembak bisa melontarkan 30 peluru. Sedangkan untuk keamanan kan manual yaitu sekali tembak hanya keluar satu butir peluru" terangnya ketika ditemui di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (2/10).

Mengenai senjata impor dari Bulgaria yang belakangan menjadi kontroversi, Supiyadin menyatakan, senjata tersebut memang dipesan oleh Korps Brimob dan seizin Kementerian Pertahanan. Masyarakat tidak perlu khawatir, senjata tersebut bukan untuk membunuh melainkan untuk melumpuhkan. Jadi tidak perlu ada respon yang berlebihan.

"Tidak perlu diperbesar lah masalah (senjata) ini. Tunggu sampai izin dari Bais selesai" pungkas politisi Nasdem itu. [rmol.co]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00