Kang Dedi
Kang Emil

Pemprov Jabar Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Desa.

kang Aher  RABU, 04 OKTOBER 2017 , 14:45:00 WIB | LAPORAN: YUDHA SATRIA

Pemprov Jabar Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Desa.
RMOLJabar. Provinsi Jawa Barat kembali mendapatkan kado istimewa di hari jadinya yang ke-72 tahun ini.

Jabar mendapat penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia (RI) atas prestasinya membina Desa/Kelurahan Sadar Hukum di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Rabu (4/10).

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, pemberian penghargaan anubhawa sasana desa ini sebagai bukti bahwa Provinsi Jawa Barat melalui bupati/wali kota terus memberikan bimbingan sadar hukum kepada desa/kelurahan se-Jawa Barat.

"Pemberian penghargaan ini kepada bupati walikota nya yang secara terus menerus memberikan bimbingan sehingga semakin banyak sadar hukum yang sangat luas, dan masyarakat menyadari, serta melaksanakan dan tidak melanggarnya, oleh karena nya itulah yang kita harapkan bersama-sama," ungkap pria yang akrad disapa Aher ini.

Selanjutnya kata Aher, Desa sadar hukum memiliki beberapa kriteria, di antaranya memiliki masyarakat yang telah membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di atas 90 persen, ketahanan keluarga yang kuat, memiliki angka kriminalitas yang rendah, masyarakatnya bebas dari narkoba, angka putus sekolah rendah, cinta lingkungan, serta masyarakanya memiliki orientasi hidup bersih dan sehat.

"Membayar PBB sudah 90 persen karena dia sadar hukum membayar pajak, dari sisi ketahan keluarga tidak terdapat perkawinan dibawah umur sebab akan mengganggu ketahanan keluarga, kriminalitas rendah, rasa aman hadir kalau kesejahteraan meningkat, terus memberantas narkoba, karena satu kata yang paling akurat efektif untuk menghindari narkoba, hilangkan generasi pengguna narkoba," katanya.

Kedepan, Pemerintah Provinsi akan terus mendorong terciptanya desa yang sadar hukum secara menyeluruh, dan meningkatkan kesadaran desa yang belum masuk pada desa sadar hukum.

"Saya percaya desa-desa yang lama bisa dipertahankan seperti desa yang sudah memperoleh desa yang sadar hukum akan terus mendorong dengan kriteria yang baru," tandasnya. adv/RMOLJabar

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00