Kang Dedi
Kang Emil

Jual Mobil Bodong di Medsos,3 Pelaku Diamankan Polisi

Hukum  KAMIS, 05 OKTOBER 2017 , 13:32:00 WIB | LAPORAN: RYAN SANDRI

Jual Mobil Bodong di Medsos,3 Pelaku Diamankan Polisi
RMOLJabar. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar membekuk 3 anggota sindikat penjual mobil bodong dan pemalsu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di media sosial, belum lama ini.

Pengungkapan ini berawal dari patroli di inteternet yang dilakukan tim Cyber Polda Jabar yang menemukan sesuatu yang tidak wajar pada salah satu akun Facebook atas nama Rudin Remington.

Pasalnya dalam akun tersebut terlihat adanya aktifitas jual beli kendaraan dengan hrga yang jauh lebih murah dibaanding harga di pasaran. Dari situlah, polisi mencari tahu terkait aktifitas yang dianggap mencurigakan.

"Kasus ini terungkap setelah kami melihat ada kejanggalan harga dalam aktifitas jual beli di  media sosial. Kami menyelidiki kenapa harganya ini bisa jauh di bawah standar, kita cari tahu semuanya," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolrestabes Bandung, Kamis(5/10).

Ia mengatakan, pihaknya mendapatkan beberapa petunjuk yang diantaranya foto sebuah mobil yang di unggah di akun tersebut. Pihaknya kemudian mencari tahu apakah nomor polisi yang terpasang pada mobil tersebut resmi terdaftar atau tidak di Samsat.

"Ternyata nomor tersebut tidak terdaftar dan kami mengindikasikan ini merupakan tindak pidana pemalsuan," imbuhnya.

Ia mengatakan, pihaknya kemudian menangkap 2 tersangka yakni HH (21) dan R (32). Dari R diketahui bahwa memang benar adanya tindak pidana pemalsuan STNK. Kita juga temukan rekapan pemesanan pembuatan STNK dari yang bersangkutan.

Polisi kembali mengembangkan kasus tersebut hingga kembali mengamankan seorang pelaku berinisial M (43) dikediamannya di Karawang Jawa Barat.Dari hasil penyelidikan, diketahui juga bahwa M masuk dalam Daftar Pencarian Orang DPO dalam kasus pemalsuan motor gede (Moge) dalam kasus yang ditangani Polda Jabar sebelumnya.

"Setelah diperiksa, tersangka pembuat STNK palsu ini termasuk DPO  Ditreskrimum yang terlibat pemalsuan motor gede kemarin. Jadi memang berkaitan," tandasnya.

Kini ketiga tersangka telah diamankan beserta sejumlah barang bukti,atas perbuatannya,ketiga tersangka terancam hukuman 6 tahun penjara karna telah melanggar Pasal 28 UU ITE dan atau Pasal 263 Jo Pasal 55 KUHPidana dan Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). [nif]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00