Kang Dedi
Kang Emil

Kang Dedi, Tugas TNI tak Hanya Perang

kang Dedi  KAMIS, 05 OKTOBER 2017 , 14:31:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Kang Dedi, Tugas TNI tak Hanya Perang
RMOLJabar. Bagi bangsa Indonesia, tugas TNI tidak hanya sebatas berperang untuk mempertahankan negara dari serangan musuh saja.

Demikian dikatakan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi pada upacara peringatan HUT TNI ke-72 tahun 2017 yang di gelar di lokasi TMMD ke-100, di lapangan bola Desa Margaluyu, Kecamatan Kiarapedes, Kamis (5/10).

"Dari sejarah kita semua tahu TNI lahir dari rakyat. Oleh sebab itu TNI habitatnya bukan di barak saja tapi habitatnya juga di lingkungan masyarakat. Artinya apa? Artinya TNI tak hanya bertugas untuk berperang saja tapi pada masa damai dan aman ada fungsi pembangunan, ada peran dalam mendorong serta  memotivasi masyarakat untuk membangun daerahnya," beber Kang Dedi.

Berkaitan dengan poin tersebut, sebagai pemimpin Pemerintahan Kabupaten Purwakarta, Dedi amat mendukung terlaksananya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100 yang kini sedang berjalan sebagai bentuk sinergitas membangun daerah.

"Sinergitas pemerintah daerah dengan TNI adalah suatu keharusan," ujarnya.

Kang Dedi menambahkan, perilaku anak muda zaman sekarang yang menurutnya lebih cenderung ke arah negatif sudah masuk ke taraf memprihatinkan di mana bisa saja perlu ada kerja sama dengan TNI untuk mengajarkan arti kedisiplinan sesuai porsi mereka sebagai pelajar.

"Anak muda dan pelajar saat ini cendrung berprilaku negatif, mabuk-mabukan, konsumsi narkoba, tawuran dan lainya. Ini karena karakter mereka tidak disiplin dan jauh dari prilaku positif,  untuk itu TNI juga bisa hadir sebagai pelopor pembangun karakter kemandirian dan kedisiplinan pada pelajar dan generasi muda Indonesia," ujarnya.

Dedi menilai adanya indikasi lemahnya nasionalisme kebangsaan dikalangan generasi muda dan pelajar.

"Sekarang dengan era millenial dan globalisasi yang seakan tanpa batas, semuanya masuk dengan mudahnya. Anak-anak sekarang kebanyakan lebih bangga dengan budaya asing ketimbang budaya negara nya sendiri, budaya daerah dan kampungnya sendiri. Kalau doktrin nasionalismenya lemah bisa berbahaya," tuturnya.

Melihat hal tersebut dirinya menilai peran TNI sangat penting untuk setidaknya berperan sebagai pelopor pembangunan doktrin nasionalisme kebangsaan yang kuat bagi generasi muda dan pelajar.

Secara khusus pada HUT TNI ke-72 Dedi berharap agar masyarakat dan TNI bisa terus bersinergi bersama membangun Indonesia. [nif]


Komentar Pembaca
Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 15:00:00

Kawasan Industri Malaysia Dikuasai China

Kawasan Industri Malaysia Dikuasai China

SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 13:00:00

Panglima TNI Hadiri Jalan Sehat Empat Pilar

Panglima TNI Hadiri Jalan Sehat Empat Pilar

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 , 15:45:00

Panglima TNI Hadiri Parade 50 Tahun ASEAN

Panglima TNI Hadiri Parade 50 Tahun ASEAN

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 , 16:31:00

Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila