Kang Dedi
Kang Emil

Jadi Saksi Korupsi Pelindo II, Eks Anak Buah RJ Lino Irit Bicara

Hukum  KAMIS, 05 OKTOBER 2017 , 23:15:00 WIB

Jadi Saksi Korupsi Pelindo II, Eks Anak Buah RJ Lino Irit Bicara

net

RMOLJabar.  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periksa mantan Direktur Teknik PT Pelindo II Ferialdy Noerlan dalam perkara korupsi pengadaan quay container crane (QCC) di Pelindo di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (5/10). Ia diperiksa untuk tersangka Dirut PT Pelindo II RJ Lino.

Usai diperiksa Ferialdy enggan menjelaskan terkait pemeriksaannya kepada para awak media. Ia mengaku hanya disodorkan tujuh pertanyaan oleh penyidik dan tidak ada pertanyaan terkait proyek awal pengadaan QCC yang menjadi pokok persoalan.

"Enggak (ditanya soal proyek awal QCC). Sama aja pak, saya lengkapi saja," katanya sambil lalu meninggalkan wartawan.

Sementara itu juru bicara KPK Febri Diansyah menuturkan pemeriksaan saksi untuk RJ Lino untuk mendalami proses dan mekanisme pengadaan. KPK terakhir memeriksa saksi untuk kasus ini pada 22 Februari 2017.

Saat itu KPK memeriksa pegawai Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi tahun 2011, Suradji dan Deputi Akuntan Negara pada BPKP, Direktur Investigasi BUMN dan BUMD tahun 2010-2013, Gatot Darmasto.

Sementara RJ Lino telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak 18 Desember 2017. Febri menuturkan selama proses penyidikan KPK telah memeriksa sekitar 60 orang saksi.

"KPK masih terus melakukan penyidikan kasus ini. Sampai sekarang sekitar 60 saksi telah diperiksa, yang terdiri dari unsut pejabat dan staf Pelindo II, pejabat Kementerian BUMN dan swasta," ucapnya.

Terkait jumalah kerugian uang negara akibat korupsi itu, Febri menyampaikan hal tersebut masih dalam proses penghitungan. KPK mengalami kendala dalam proses penghitungan karena proses pencarian bukti hingga ke luar negeri.

Namun KPK telah bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mempercepat proses penghitungan.

"Secara paralel proses penghitungan kerugian negara masih berlangsung. Penyidik berkoordinasi dg BPKP dan juga melibatkan para ahli di bidang teknik yang relevan dengan proyek QCC tersebut," demikian Febri. [rmol.co]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00