Kang Dedi
Kang Emil

Jelang Pilkada Serentak, ASN Dilarang Berpolitik Praktis

Politik  JUM'AT, 06 OKTOBER 2017 , 17:15:00 WIB | LAPORAN: EGA NUGRAHA

Jelang Pilkada Serentak, ASN Dilarang Berpolitik Praktis
RMOLJabar. Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bekasi diminta untuk tidak mendorong atau mendukung salah satu Bakal Calon Wali Kota Bekasi pada Pilkada 2018 mendatang.

Jika terbukti, oknum ASN bersangkutan siap-siap untuk menerima sanksi tegas bahkan pemecatan.

"Seperti di Papua, dimana calon petahana sebelum dia ikut dalam pencalonan, dia mengganti seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Sekarang dia didiskualifikasi," ujar Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, Harminus Koto, Jumat (6/10).

Larangan keterlibatan ASN ini sudah diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN, dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

"Pertama hukumannya berupa peringatan ringan, keras sampai kepada pemecatan sebagai tenaga PNS," tandasnya. [nif]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00