Kang Dedi
Kang Emil

Edarkan Pil Excimer dan Tramadol, Dua Pria Dan Satu Wanita Ditangkap Polisi

Hukum  JUM'AT, 06 OKTOBER 2017 , 20:46:00 WIB | LAPORAN: EGA NUGRAHA

Edarkan Pil Excimer dan Tramadol, Dua Pria Dan Satu Wanita Ditangkap Polisi
RMOLJabar. Tim Buser Satnarkoba Polres Karawang kembali mengungkap kasus penyalahgunaan obat-obatan dan ketersediaan farmasi jenis pil Eximer dan Tramadol, dalam pengungkapan tersebut tiga orang pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti pil Excimer dan Tramadol 495 butir tramadol.

Tiga orang tersamgka. Yakni, Ade Iskandar alias Anex (29) warga Kampung Kp. Katilang Pejaten Kecammatan Cibuaya, Muhrim Habibi alias Dober (21) warga Kampung Cibuaya Desa Cibuaya Kecamatan Cibuaya, dan Ratih alias Ningsih alias Tatih (29) warga Cikarang Kabupaten Bekasi.

"Untuk Tersangka AS Alias ANEX dan tersangka MH alias Dober ditangkap pada hari Selasa tanggal 04 Oktober 2017 sekira pukul 23.00 WIB. Dari tangan Ade saat kami tangkap ditemukam barang bukti sebanyam 57 butir Tramadol dan 2050 butir Eximer yang dikemas dalam plastik klip putih dan di dalam toples plastik warna siap edar," ujar Kasat Narkoba Polres Karawang AKP Eko Condro melalui KBO Sat Narkoba Polres Karawang IPTU Abdul Wahab, kepada wartawan, Jumat (6/11).

Kemudian setelah dikembangkan petugas berhasil menangkap tersangka MH alias Dober, saat digeledah ditemukan sebanyak 985 butir pil Eximer yang juga disimpan dan dikemas dalam toples plastik warna putih dan 136 butir pil Tramadol yang dikemas dalam bungkus buatan pabrik.

"Sedangkan dari tersangka RN alias Ratih, kami mengamankan sebanyak 28 plastik klip bening yang masing-masing berisikan 10 butir yang berjumlah 280 butir Tramadol dan 43 plastik klip bening yg masing-masing berisikan 5 butir yg berjumlah 215 butir Tramadol. Untuk total keseluruhan barang nukti yang kami amankn yaiti sebanyak 495 butir Tramadol, " terangnya.

Tkp pertama dan kedua di Cibuaya Karawang dan Tkp ketiga dilakukan pengembangan didaerah Cikarang Kabupaten Bekasi.

Dijelaskan Wahab, pengungkapan kasus persedian parmasi debgan 3 orang tersangka tersebut, berawal dari tertangkapnya saksi kemudian setelh dilakukan introgasi mengenai asal usul pil yang dimiliki saksi. Kemudian saksi mengatakan jika barang jwnis Eximer yang saksi miliki didapat dari hasil membeli kepada seseorang yang bernama diketahui bernama Ade alias Sanex yang pada saat itu juga langsung dilakukan engejaran dan ditangkap.

"Dari situlah tiga orang pengedar pil tersebut berhasil kami tangkap yang satu diantaranya merupakan perempuan, yang diakuinya didapat dari seseorang yang beralamatkan di Cikarang Kabupaten Bekasi," jelasnya.

Saat dilakukan pemeriksaan, menurut keterangan tersangka Ratih barang tersebut didapat dari seorang temannya yang beralamatkan di wilayah Cikarang Kabupaten Bekasi yang dibeli dengan cara memesan via telepon.

"Jadi mereka membelinya melalui via telepon, lalu barang diambil dan kembali diedarkan oleh para pelaku," katanya.

Guna pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut, tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Karawang.

"Tersangka kamo jerat dengan Pasal 196 Jo 197 UU RI NO. 36 tentang kesehatan dengan hukuman penjara 10 tahun," ungkapnya.[gun]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00