Kang Dedi
Kang Emil

Pengacara Setnov: Rencana Laporkan KPK Ke Bareskrim Inisiatif Saya

Hukum  SABTU, 07 OKTOBER 2017 , 13:59:00 WIB

Pengacara Setnov: Rencana Laporkan KPK Ke Bareskrim Inisiatif Saya

Fredrich ‎Yunadi/Net

RMOLJabar. Pengacara Ketua DPR RI Setya Novanto, Fredrich ‎Yunadi mengaku emosi mendengar rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan sprindik baru untuk kliennya. Ia bahkan berencana melaporkan KPK ke Bareskrim Polri‎ jika sprindik itu dikeluarkan.

"Saya ingin melaporkan siapapun di KPK yang membuat dan menandatangi sprindik baru (deputi, penyidik, dirdik) dan lima komisioner KPK yang memberikan persetujuan itu," kata Fredrich kepada wartawan, Sabtu (7/10)‎.

Namun demikian, Fredrich mengaku bahwa rencana tersebut murni inisiatif pribadinya.‎ Ia juga menyebut akan melaporkan rencana itu kepada kliennya yang akrab disapa Setnov terlebih dahulu.

"Jujur itu inisiatif dan keinginan saya yang perlu teman-teman ketahui, justu dapat menyelamatkan institusi KPK agar tidak terjerumus dan larut dalam politik praktis, dengan melanggar hukum," kata Fredrich.

Lebih lanjut, Fredrich mengkritik rencana KPK yang ingin menggunakan tuntutan Johannes Marliem yang mati bunuh diri di Amerika Serikat untuk kembali menetapkan Setnov sebagai tersangka. Menurutnya, hukum di Amerika tidak bisa diberlakukan di Indonesia.

"Kalau ambil tuntutan luar negeri dan pakai acuan Indonesia, itu orang goblok, dia (KPK) enggak ngerti. Hukum Amerika enggak berlaku di Indonesia, enak aja," lanjutnya.

Fredrich menjelaskan, BAP yang dibuat di Amerika tapi tempatnya pembuatannya tidak lakukan di KBRI atau di Konjen Indonesia di luar negeri, maka itu tidak punya nilai hukum di Indonesia. Bahkan, surat kuasa saja tidak disahkan, jika diendorse di luar KJRI.

Tuntutan aparatur penegak hukum di Amerika terhadap Johannes Marliem yang telah meninggal, sambungnya, juga tidak sama dengan penuntutan seseorang yang telah meninggal di hukum Indonesia, karena tuntutan itu otomatis selesai saat orang tersebut dinyatakan meninggal dunia.

"Itu bermimpi kalau sekarang KPK gunakan bukti tuntutan sana, nanti berhadapan dengan saya," ancamnya. [jar/rmol.co]

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

JUM'AT, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

JUM'AT, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Prabowo Dinasihatin Agung Laksono

Prabowo Dinasihatin Agung Laksono

JUM'AT, 20 OKTOBER 2017 , 15:00:00

Panglima TNI Hadiri Jalan Sehat Empat Pilar

Panglima TNI Hadiri Jalan Sehat Empat Pilar

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 , 15:45:00

Panglima TNI Hadiri Parade 50 Tahun ASEAN

Panglima TNI Hadiri Parade 50 Tahun ASEAN

MINGGU, 27 AGUSTUS 2017 , 16:31:00

Panglima TNI Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila