Racun Limbah Tewaskan 7 Orang, Polres Bogor Tersangkakan Pemilik Pabrik

Hukum  SABTU, 07 OKTOBER 2017 , 14:17:00 WIB | LAPORAN: IVAN NURDIN

Racun Limbah Tewaskan 7 Orang, Polres Bogor Tersangkakan Pemilik Pabrik
RMOLJabar. Kasus meninggalnya tujuh orang yang menghirup zat kimia di bak penampungan saat menguras limbah telur di Desa Cibunar, Kecamatan Paringpanjang, Kabupaten Bogor, kini menemui titik terang.

Kepolisian Resor Bogor akhirnya telah menetapkan pemilik pabrik LH, sebagai tersangka.

Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky mengatakan, LH dianggap bertanggungjawab atas kematian ke tujuh orang tersebut.

"Ia kita sudah menetapkan LH, sebagai pemilik pabrik sebagai tersangka," kata Dicky, Sabtu (7/10).

Tersangka dijerat dengan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian menyebabkan meninggal dunia. Selain itu, LH dapat dijerat dengan Undang-undang Lingkungan Hidup dengan ancaman hukum minimal lima tahun penjara. Untuk kasus perizinan pabrik sendiri, diserahkan ke instansi terkait.

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu hasil autopsi jenazah, untuk mengetahui penyebab kematian para korban.

Sebelumnya, sebanyak tujuh orang ditemukan tewas di dalam tempat penampungan limbah kemasan telur di Desa Cibuniar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (30/9).

Ke tujuh korban yakni Dadi junaedi (45), Joko (30), Ade Setiawan (40), Syamsuri (45), Mulyadi (19), dan Into (19). Mereka tewas diduga menghirup racun monoksida (CO) di tempat limbah kemasan telur berukuran 4×4 meter dengan kedalaman lima meter ini. [bon]

Komentar Pembaca
Bahas Penantang Terkuat Jokowi

Bahas Penantang Terkuat Jokowi

JUM'AT, 27 APRIL 2018 , 05:47:00

Resmikan Sekber Pilpres

Resmikan Sekber Pilpres

SABTU, 28 APRIL 2018 , 03:29:00

Satgas XXXV-D Resmi Diberangkatkan Ke Sudan

Satgas XXXV-D Resmi Diberangkatkan Ke Sudan

SELASA, 24 APRIL 2018 , 11:49:00