Bamsoet: Impor 500 Ribu Peluru Murni untuk Latihan Perbakin

Politik  MINGGU, 08 OKTOBER 2017 , 23:01:00 WIB

Bamsoet: Impor 500 Ribu Peluru Murni untuk Latihan Perbakin

Bambang Soesatyo/Net

RMOLJabar. Akhir-akhir ini, isu pembelian senjata dan peluru menjadi sangat sensitif dan disikapi sebagian pihak ‎dengan penuh curiga. Makanya, saat ada kontainer berisi ratusan ribu amunisi masuk ke Terminal Peti Kemas Koja, Jakarta Utara, publik di dunia maya langsung riuh. Pesan berantai dari WhatsApp muncul dengan berbagai tudingan.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi III Bambang Soesatyo langsung angkat bicara. Menurutnya, peluru tersebut merupakan milik Persatuan Olahraga Menembak Indonesia (Perbakin). Bambang tahu persis karena dia juga menjabat Ketua Bidang Hukum dan Disiplin Anggota PB Perbakin.

"Peluru tersebut diimpor dalam rangka mendukung latihan atlet Perbakin guna mengikuti kejuaraan menembak Bascot VI Shoting Championship & Expo pada 5 sampai 29 Oktober 2017 di Lapangan Tembak Hoegeng Imam Santoso Mako Brimob Kelapa Dua Depok dan kejuaraan menembak Reaksi Level III IPSC 5th Physician’s Cup 2017 di Filipina pada 13 sampai 26 Oktober 2017," jelas Bambang, Minggu (8/10).

Politisi yang akrab disapa Bamsoet ini menerangkan, bongkar muat kontainer berisi peluru itu terjadi pada Jumat lalu sekitar pukul 4.20 sore di Dermaga TPK Koja Pelabuhan Tanjung Priok. Sebelumnya, peluru itu diangkut Kapal MV Hyndai SUPREME V 076S.

Bamsoet memastikan, impor peluru itu sah. Impor dilakukan berdasarkan Surat Izin Impor Kapolri Nomor SI/5882/VII/2017 tanggal 17 Juli 2017, Surat Rekomendasi Impor Kabais TNI Nomor R/1178/VIII/2017 tanggal 8 Agustus 2017, dan Invoice Nomor PE170901001 tanggal 11 September 2017.

"Barang amunisi dimuat menggunakan trailer dengan Nopol B 9204 WV dan dikirim menuju gudang PB Perbakin di Jalan Gelora, Senayan, untuk dilaksanakan pengecekan secara fisik dan dilanjutkan dengan penyimpanan," jelasnya.

Bambang menerangkan, kendaraan yang membawa amunisi itu tiba pada pukul 6 sore Jumat lalu di Gudang Perbakin. Begitu barang tiba, langsung dilaksanakan pembongkaran sekaligus pengecekan fisik yang disaksikan Tim Bais TNI, Tim Baintelkam, Tim Perbakin, dan Tim Importir.

Dari pembongkaran itu, diketahui kontainer berisi amunisi kaliber 9 mm yang dikemas dalam 500 box. Masing-masing box berisi 1.000 butir.

"Jumlah total keseluruhannya adalah 500.000 butir," jelas politisi Golkar ini.

Pada pukul 7.21 malam, lanjutnya, pelaksanaan cek fisik selesai. Setelah itu dilakukan penandatanganan Berita Acara penyerahan barang dari Baintelkam  kepada Perbakin.

"Pukul 7.30 malam, kegiatan selesai dalam keadaan tertib dan aman," tandasnya. [jar/rmol.co]

Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00