Kang Dedi
Kang Emil

Pengamat: Arif Hamid Calon Terkuat dari Gerindra Di Pilwalkot 2018

Politik  SELASA, 17 OKTOBER 2017 , 01:54:00 WIB | LAPORAN: YUDHA SATRIA

Pengamat: Arif Hamid Calon Terkuat dari Gerindra Di Pilwalkot 2018
RMOLJabar. Pemilihan Wali Kota Bandung tahun 2018 mendatang memunculkan banyak nama-nama yang nantinya akan menggantikan masa kepemimpinan Ridwan Kamil dan Oded Muhammad Danial di Kota yang dijuluki Kota Kembang ini.

Terkhusus dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), tentunya tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama untuk menentukan calonnya di Pilwalkot Bandung.

Dengan demikian dalam melanggengkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menjadi calon di Pilpres 2019, Partai Gerindra harus menyiapkan kader untuk memimpin Kota Bandung sebagai Ibukota Provinsi Jawa Barat ini.

Seperti yang diungkapkan oleh Pengamat Politik Universitas Islam Bandung Fadhli Muttaqien mengatakan, Partai Gerindra harus mampu menyiapkan strategi yang matang, sehingga calon pemimpin dari setiap daerah haruslah berasal dari internal kader.

"Kita tahu bahwa partai Gerindra pernah mengusung Ridwan Kamil menjadi Wali Kota Bandung, namun akhirnya Ridwan Kamil ini menghianati partai Gerindra, artinya untuk hindari hal tersebut partai Gerindra harus memunculkan nama dari internal partainya," ungkap Fadhli kepada RMOLJabar, Selasa (17/10).

Selanjutnya kata dia, ada beberapa nama yang muncul dari internal Partai Gerindra sendiri, yaitu Ketua Fraksi DPRD Kota Bandung Arif Hamid Rahman, Bucky Wikagoe dan yang lain sebagainya untuk menjadi calon Wali Kota Bandung dari Partai Gerindra.

Sehingga nama-nama itulah yang kemudian harus di dorong oleh Partai Gerindra, agar kesalahan yang lalu tidak terulang kembali.

"Ada nama Arif Hamid Rahman yang kemudian bisa menjadi calon terkuat dari Partai Gerindra, terlebih Arif merupakan kader internal dan merupakan ketua fraksi partai Gerindra di DPRD Kota Bandung," jelasnya.

Dengan demikian, apa yang menjadi cita-cita dari Partai Gerindra di 2019 bisa terealisasikan, karena dalam Pilpres yang lalu Gerindra menang cukup besar di daerah Jabar. Artinya untuk kota Bandung tidak terlalu harus dicemaskan bagi partai Gerindra karena sudah mempunyai hati di beberapa kalangan masyarakat.

"Artinya kota Bandung sendiri mempunyai peluang yang cukup besar, tinggal bagaimana Gerindra mempunyai sebuah opsi calon politiknya. Dari internal partai Gerindra sendiri," tandasnya. [bon]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00