Tara Basro, Perfeksionis Bawa Hasil

Seleb  SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 05:46:00 WIB | LAPORAN: HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tara Basro, Perfeksionis Bawa Hasil

Tara Basro/Net

RMOLJabar. Karier Andi Mutiara Pertiwi Basro, akrab dipanggil Tara, di dunia perfilman makin lapang. Padahal dahulu kala, ia kerap dilanda keputusasaan lantaran sering gagal casting. Pengorbanan yang dilakukan tak sia-sia, dan proses tak pernah bohong.

"Aku tuh tipe kritikal sama diri sendiri. Aku suka mengkritik diri sendiri. Jadi apa yang aku lakuin, aku pengennya sempurna. Ketika aku nggak berhasil, aku akan kecewa banget," ungkap Tara kepada Rakyat Merdeka.

Misalnya, ketika Pengabdi Setan menembus hampir mendekati angka empat juta penonton, Tara sumringah. Dia bahagia sikap perfeksion­isnya membuahkan hasil.

"Aku bersyukur. Bagi aku ini anugerah. Yang aku tahu, box office itu ganjaran atas kerja keras di lokasi syuting. Setahu aku, jumlah penonton bukan takaran tunggal kes­uksesan sebuah film," kata Tara.

"Belakangan ini, aku punya kebiasaan baru. Bangun tidur, langsung ambil ponsel, ngecek di medsos ada kegilaan apa pagi ini dan berapa jumlah penonton Pengabdi Setan semalam," lanjut teman spesial Nicholas Saputra ini.

Balik lagi ke perjalanan karier yang pernah dianggapnya tak mudah. Dara yang tenar lewat film Catatan Harian Si Boy ini juga merupakan alumni Gadis Sampul pada 2005. Kala itu usianya 15 tahun.

Tahun demi tahun, Tara mulai menuai hasil dari kerja keras-nya. Pada 2012, ada tiga film dibintanginya. Di 2014, empat film sekaligus diambilnya sebagai jembatan kesuksesan. Selain film layar lebar, dia juga mengisi acara televisi seperti FTV dan sitkom. Tara juga pernah menjadi host bersama Allan Wu dalam musim ke-5 The Amazing Race Asia. Mulai lah satu persatu, penghargaan diraih pemilik kulit eksotis ini.

"Aku tuh dididik untuk jadi orang yang per­caya diri. Begitu lah orang tua tuh pengennya," ucap Tara seraya tersenyum.

Makanya, jika ada hal yang dirasa tak perca­ya dijalani, Tara tak akan gegabah mengambil tawaran. "Misalnya nih, aku diajak main teater sama teh Happy (Salma), diajak dari tahun lalu. Aku iya, iya aja. Tapi aku mikir, aku belum pernah. Aku nekat deh, aku ambil. Di tengah proses, aduh ngapain sih, gue mau mundur aja ah, nggak kuat deg-degannya. Tapi, aku nggak tahu kalau nggak coba. Jadi selama itu seni, aku ambil, belajar banyak lagi. Semacam melebarkan sayap," tuturnya.

Penyuka traveling, dan pernah sekolah empat tahun di Australia ini telanjur menjadi ikon seleb yang dicintai banyak orang. Tara pun akan banyak cerita jika ditanya. Ramah dan sopan, pembawaannya. Tapi berbeda, soal asmara. Meski gosip pernah dipacari Arifin Putra hingga Nicholas Saputra, mulutnya tertutup dan tersenyum. "Ah, makasih sudah ditanya."  ***

Komentar Pembaca
Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 20:09:14

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00