Kang Dedi
Kang Emil

LPDB Kolaborasi Dengan Pelaku Fintech Dalam Pembiayaan UKM

Seleb  MINGGU, 12 NOVEMBER 2017 , 06:38:00 WIB

LPDB Kolaborasi Dengan Pelaku Fintech Dalam Pembiayaan UKM

Net

RMOLJabar. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi atau biasa disebut financial technology (fintech) membuat pembiayaan simpan pinjam semakin canggih.

Pasalnya, berbagai lembaga simpan pinjam sudah mulai melakukan penyesuaian atas perkembangan teknologi itu. Tidak terkecuali Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

"Saya kira mau tidak mau, suka tidak suka, industri digital ini harus kita lakukan," kata Direktur Utama LPDB Kemenkop UKM, Braman Setyo dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/11).

Menurutnya, jika tidak menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, maka bisa saja nantinya LPDB akan ditinggal oleh para pelaku usaha. Untuk itu penting bagi jajarannya untuk merubah mindset dengan mengikuti perkembangan teknologi dan informasi yang ada.

Untuk mewujudkan itu, pihaknya akan melakukan kolaborasi dengan para pelaku fintech untuk melakukan layanan simpan pinjam online. Setidaknya akan ada 25 pelaku fintech yang akan diajak bekerjasama. Hal itu dilakukan karena memang pihaknya menyadari bahwa saat ini LPDB belum bisa membangun platform fintech sendiri.

"Saya sudah bertemu dengan beberapa pelaku fintech, ini kita akan kolaborasikan untuk bagaimana nantinya dana-dana dari LPDB bisa disalurkan melalui fintech," bebernya.

LPDB sudah membangun perlahan infrastruktur seperti big data maupun e-proposal. Bisa dipastikan proses ini sudah mulai berjalan dan April mendatang sudah bisa digunakan.

Adapun terkait kesiapan para pelaku UKM, Dirut LPDB ini menyadari bahwa tidak semua pelaku UKM siap dengan metode fintech ini. Namun pihaknya telah meminta dinas koperasi yang ada di provinsi untuk membantu para UKM bersinergi dengan LPDB.

"Paling tidak mereka diajarkan terlebih dahulu oleh dinas-dinas di daerah, hingga dapat mengirimkan e-proposal tanpa perlu ke Jakarta dan prosesnya pun cepat," demikian Braman. [bon/rmol]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00