Kang Dedi
Kang Emil

KPID Jabar Award 2017 Apresiasi Insan Penyiaran

Peristiwa  SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 15:59:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

KPID Jabar Award 2017 Apresiasi Insan Penyiaran
RMOLJabar. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat kembali memberikan apresiasi kepada karya insan penyiaran yang berprestasi dalam menyuguhkan program siaran.

Ketua KPID Jabar, Dedeh Fardiah mengatakan penghargaan itu akan diberikan kepada lembaga penyiarab baik televisi maupun radio dalam bentuk kegiatan KPID Jabar Award ke-10 tahun 2017.

"KPID Jabar tetap akan memberikan penghargaan kepada tokoh radio dan televisi yang berjasa dalam perkembangan dunia penyiaran di Jabar dalam bentuk Lifetime Achiefment Award 2017," kata Dedeh di Kantor KPID Jabar, Bandung, Selasa (14/11).

Selain itu, akan diberikan juga penghargaan kepada kepala daerah dan DPRD yang peduli penyiaran di Jabar, serta bagi penggagas Gerakan Media Penyiaran Sehat dan Pemirsa Cerdas (Gemas Pedas).

KPID Jabar Award tahun ini mengambil tajuk Pelangi Penyiaran untuk Jawa Barat Harmoni yang mengandung arti di antara hiruk pikuknya jumlah penyiaran di Jabar berjumlah 536. Tetapi, lanjut Dedeh, semuanya komitmen untuk mendorong Jabar lebih maju.

"Menunu Jawa Barat termaju dan sebagai upaya untuk membentuk masyarakat yang silih asah, silih asih, silih asuh, motekar, binangkit, maju dan berdaya, harmonis, rukun, toleran, arif, tenang dan sejahtera," ujarnya.

Pada KPID Jabar Award 2017, akan memberikan penghargaan kepada karya terbaik yang disiarkan di radio lokal, televisi lokal, radio komunitas, dan lembaga penyiaran SSJ (Stasiun Sistem Jaringan) dalam 12 kategori.

Menurutnya, ke-12 kategori tersebut terbagi pada televisi SSJ satu kategori, Program Konten Lokal (Seni dan Budaya Lokal) dalam bentuk feature atau dokumenter. Pada televisi lokal ada penghargaan Siaran Berita, Feature dan Dokumenter, Talkshow, dan Program Anak.

Sementara itu, pada kategori radio lokal ada Siaran Berita, Talkshow, Hiburan (Seni dan Budaya Lokal), Iklan Layanan Masyarakat, dan Program Anak. Serta pada radio komunitas kategori Iklan Layanan Masyarakat.

"Dengan jumlah peserta seluruh lembaga penyiaran yang ada di Jabar, jumlah karya yang masuk ke meja panitia dan dinilai layak sebanyak 124 karya disiarkan di radio, juga 53 karya ditayangkan di televisi," tuturnya.

Karya tersebut dinilai dengan bobot 70 persen oleh Dewan Juri Independen yang terdiri dari Atie Rahmiatie, Obsatar Sinaga (KPI Pusat), Harlyantara, Nursyawal, dan Usman Supendi.

Sedangkan, kata Dedeh, bobot 30 persen dinilai dari track record lembaga penyiaran dalam mengimplementasikan UU Penyiaran dan Pedoman Perilaku Penyiaran (P3)-Standar Program Siaran (SPS).

Acara puncak penganugerahan KPID Jabar Award ke-10 yang diselenggarakan pada Jum'at (17/11) mendatang, di Grand Hotel Asrilia, Bandung, akan dihadiri Wakil Gubernur Jabar, Ketua DPRD Jabar, Ketua Komisi 1 DPRD Jabar, pejabat teras di lingkungan Pemprov Jabar, Ketua dan anggota KPI Pusat, KPID Provinsi se-Indonesia, tokoh penyiaran, dan tokoh masyarakat Jabar. [nif]


Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00