Kang Dedi
Kang Emil

Majelis Hakim Vonis Buni Yani 1,5 tahun

Hukum  SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 16:19:00 WIB | LAPORAN: YUDHA SATRIA

Majelis Hakim Vonis Buni Yani 1,5 tahun
RMOLJabar. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan vonis selama 1.5 tahun kepada Buni Yani, terdakwa kasus pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

Hal tersebut terungkap dalam sidang vonis kasus tersebut di Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bandung, Jalan Seram, Selasa (14/11/2017).

Saat Majelis Hakim menyampaikan amar putusannya, massa pendukung Buni Yani yang berada di ruang persidangan berteriak dam berkata "Hakim Dzalim" dengan diiringi suara takbir di sela-sela putusan tersebut.

"Mengadili menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan meyakinkan melakukan tindak pidana UU ITE. Menjatuhkan hukuman pidana 1 tahun enam bulan," kata hakim M. Saptono membacakan amar putusan.

Menurut hakim terdakwa terbukti bersalah dan meyakinkan melanggar pasal 31 ayat 1 jo pasal 48 ayat 1 Undang - Undang RI nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Eleltronik jo Undang - Undang RI nomor 19/2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11/2008 tentang ITE.

Menurut hakim, Buni Yani telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan menambah, mengurangi, melakukan transmisi dan menghilangkan suatu informasi elektronik dan dokumen elektronik milik orang lain. Dan oleh karena itu menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun enam bulan.

Putusan tersebut sudah berdasarkan pertimbangan. Hal yang memberatkan kata hakim, yaitu perbuatan terdakwa menimbulkan keresahan antar umat bergama, tidak mengaku bersalah, dan seorang dosen yang harusnya memberikan teladan yang baik.

Serta hal yang meringankan menurut hakim, terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya serta mempunyai tanggungan keluarga.

Namun dalam putusan hakim tersebut tidak ada perintah kurungan. Sebab menurut hakim masih ada upaya hukum lainnya. Atas putusan tersebut kuasa hukum Buni Yani langsung menyatakan banding. Sementara dari jaksa menyatakan pikir-pikir. [nif]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00